Scroll to Top

Copa America 2011: Akankah Brazil Mencetak Hat-trick Juara?

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 29 Jun 2011

Bicara Copa America, tentu tak bisa dilepaskan dari kiprah dua penguasa sepakbola Amerika Latin, yakni Argentina dan Brazil. Sepanjang sejarah keikutsertaan di Copa America, Argentina keluar sebagai pengumpul gelar terbanyak dengan jumlah 14 gelar bersama Uruguay. Sedangkan Brazil ada dibawahnya dengan raihan 8 gelar.

Boleh jadi suporter Argentina boleh berbangga dengan hal itu. Tapi, jika kita lihat dua turnamen terbaru, justru Brazil yang lebih berkuasa daripada Tim Tango. Bagaimana tidak, pada Copa America edisi 2004 dan 2007 Brazil keluar sebagai juara dengan mengalahkan Argentina di final.

Pada Copa America 2004 yang digelar di Peru, Brazil mengalahkan Argentina dengak skor 4-2 lewat drama adu pinalti setelah kedua tim hanya mampu bermain imbang 2-2 dalam 120 menit.

Tiga tahun berselang, pada Copa America 2007 di Venezuela, lagi-lagi Albiceleste takluk dari Brazil. Kali ini malah lebih parah. Tiga gol dari Julio Baptista, Daniel Alves dan gol bunuh diri Roberto Ayala tak mampu dibalas satupun oleh pemain-pemain Argentina.

Skuad Brazil pasti sangat berhasrat untuk mencetak hat-trick juara di Copa America 2011 ini. Apalagi kali ini digelar di kandang Argentina. Akan menjadi kemenangan yang sempurna jika mereka sekali lagi mampu mengalahkan Argentina di final. Selama ini, hanya Argentina satu-satunya negara yang mampu mencetak hat-trick juara, tepatnya pada 1945, 1946, dan 1947.

Dengan materi pemain yang memiliki bakat istimewa seperti Neymar, Robinho, dan Paulo Henrique Ganso, tentunya tidak akan sulit bagi Brazil untuk sekedar lolos dari penyisihan grup. Tantangan yang sebenarnya bagi mereka baru akan tersaji di babak knock-out.

Sedangkan Argentina sendiri tentu tidak mau dipermalukan untuk ketiga kalinya oleh rival abadinya tersebut. Carlos Tevez dan Angel Di Maria telah menyuarakan keinginan mereka untuk juara sekaligus menghentikan dominasi Brazil.

“Aku berharap bisa memenangkan Copa kali ini setelah dalam dua final terakhir kami kalah dari Brazil. Tapi sekarang kami bermain di negara sendiri. Dan dukungan suporter akan menjadi senjata tambahan bagi kami,” ucap Tevez.

Sedangkan Di Maria meyakini kombinasinya dengan Lionel Messi akan membawa Argentina meraih gelar juara. “Kami harus menunjukkan bahwa Argentina bisa memenangi gelar ini. Itu berarti dapatkan bolanya, berlari, dan berikan pada Messi,” ujarnya.

Lalu, siapakah yang akan tertawa dan menangis di akhir turnamen? Apakah Brazil mampu meraih hat-trick juara sekaligus membuat Argentina meraih hat-trick runner-up? Atau Argentina yang akan berjaya di rumah sendiri? Atau bisa jadi tim lain yang akan mengambil keuntungan dari persaingan keduanya. We’ll see, guys…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda