Scroll to Top

Musim Tersubur Carles Puyol

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 02 Feb 2012

Kompetisi baru berjalan hingga Februari. Namun, Carles Puyol sang kapten sudah mencetak 3 gol. Dalam sejarahnya berlaga di Barcelona, musim 2011/2012 menjadi musim tersubur Puyol.

Valencia vs Barcelona 1-1

Puyol yang memulai karier bersama Barcelona senior sejak musim 1999/2000, tercatat sudah mencetak 12 gol dalam 537 penampilan. Sepanjang 12,5 musim bersama Barcelona, catatan paling impresifnya terjadi pada musim 2001/2002 dan 2006/2007. Dalam dua musim tersebut, Puyol mencetak 2 biji gol permusim.

Puyol terbiasa mencetak gol penting bagi Barcelona. Semisal, gol headingnya dalam El Clasico musim 2008/2009. Kala itu, publik Santiago Bernabeu terpaksa terhenyak ketika sundulan Puyol dari tendangan bebas Xavi Hernandez, mengoyak gawang Iker Casillas. Real Madrid yang sempat unggul, terpaksa tertinggal 1-2. Bahkan, di akhir laga, skor telak 2-6 menjadi milik Barcelona. Sekaligus, memudahkan langkah Barcelona memenangi La Liga musim tersebut.

Musim ini, gol pertama Puyol lahir saat menghadapi Real Zaragoza dalam kemenangan 4-0 Camp Nou. Selanjutnya, gol kedua datang di saat genting. Menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu, Barcelona sempat tertinggal 1-0 di babak pertama. Namun, tandukan Puyol menerima umpan tendangan sudut Xavi Hernandez, menaikkan moral pasukan Pep Guardiola. Hasil akhir 1-2.

Gol pagi ini menjadi gol ketiga Puyol. Mirip seperti gol keduanya, kali ini giliran Cesc Fabregas yang menyodorkan umpan kepada sang kapten. Kalau di Santiago Bernabeu golnya dibuat dengan terbang, kali ini Puyol memilih untuk memantulkan bola ke tanah untuk menaklukkan Diego Alves. Sayang, Barcelona bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Valencia.

Carles Puyol

Namun, gol ini begitu penting. Setidaknya, Barcelona lebih optimis sekaligus hati-hati di leg kedua nanti. Pelatih Josep Guardiola menyatakan secara tersirat bahwa ia menyukai hasil imbang 1-1 daripada menang 1-2 atau 1-3. Tampaknya Pep berkaca pada El Clasico di perempat final Copa del Rey. Kala itu, Barcelona yang menang 1-2 di leg pertama dan unggul 2-0 di babak pertama leg kedua, nyaris dikalahkan oleh Real Madrid meski bermain di Camp Nou.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda