Scroll to Top

Persija vs Persiwa 1-2: Ricuh Oleh Kontroversi Penalti

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 03 Feb 2012

Bertanding di tempat netral, Yogyakarta, Persija yang menjadi tuan rumah dibekap secara mengejutkan oleh Persiwa Wamena 1-2.

Dari segi pertandingan, hasil ini cukup ironis bagi Macan Kemayoran yang tengah merangsek ke peringkat atas. Mereka tercatat dua kali tumbang dalam dua laga terakhir.

Persija vs Persiwa Ricuh

Namun, ada yang lebih ironis lagi, yaitu perpaduan tiga hal yang sudah terlalu mengakar di ISL: keputusan kontroversial wasit, ketidakdewasaan penonton, dan ketidaksigapan pihak keamanan.

Laga ini sendiri nyaris menjadi milik Persija. Sepanjang babak pertama, Bambang Pamungkas dkk. lebih banyak menyerang. Namun, skor kacamata tetap terukir hingga turun minum.

Babak kedua, Persiwa menyentak. Klub yang musim lalu berpredikat sebagai salah satu klub dengan laga tandang terburuk ini, justru langsung mencetak gol di tekanan pertama mereka. Dari tendangan sudut, sundulan pemain Jepang Yuichi Shibakoya mengarah ke tengah kotak penalti. Di sanalah Yesaya Desnam menghukum Galih Sudaryono.

Tertinggal 0-1, Persija berupaya untuk mengimbangi Persiwa. Nasib mujur datang di menit 74. Shibakoya dianggap menyentuh bola dengan tangannya, meskipun dalam tayangan lambat terlihat justru pemain Persija yang hand ball. Wasit Setiyono menunjuk titik putih dan hal ini mengundang reaksi keras penonton.

Dua pendukung Persiwa mampu menerobos pengamanan dan nyaris menyerang Setiyono. Sang wasit diamankan, namun bukan berarti suasana berubah kondusif. Dalam tayangan televisi, terlihat beberapa aksi pelemparan terhadap Jakmania.

Sempat terhenti belasan menit, akhirnya laga dimulai kembali. Bambang Pamungkas sukses mengeksekusi penalti. Ketika para pemain Persija mengira mereka selamat dari kekalahan, sebuah gol Eddy Foday Boakay menyentak Macan Kemayoran sekaligus membuat Persiwa memetik kemenangan tandang pertama mereka musim ini di ISL.

Bagi Persija, untuk kedua kalinya berturut-turut mereka terhempas. Kalau di laga melawan Persib, rekor tak terkalahkan di laga tandang mereka koyak, kali ini rekor tak pernah mendapatkan nol angka di kandang pun ternoda.

Di luar itu, kericuhan yang mewarnai laga ini menjadi pekerjaan rumah bagi PT LI dan semua elemen yang terlibat dalam ISL untuk membuktikan kalimat yang sering didengungkan, “Yang REAL itu cuma di ISL”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda