Scroll to Top

MoviePass, Cara Baru Menonton Film

By Ivan Azzam / Published on Wednesday, 29 Jun 2011

MoviePass, sebuah layanan baru untuk movie goers dengan biaya $50 per bulan, akan mengubah cara menonton film bioskop. Dengan berlangganan, maka pelanggan bisa menonton berbagai film tanpa batas dengan menggunakan smartphone milik mereka sebagai tiketnya.

Dengan menggunakan aplikasi berbasis HTML5, MoviePass membuat pengguna bisa mencari film, mencari jadwal pemutarannya di bioskop setempat, datang ke bioskop, lalu langsung ke pengambil tiketnya.

Layanan ini, diluncurkan pada Senin dengan status beta dimulai di San Fransisco Bay Area, dan cara ini mengguncang dunia perbioskopan sama halnya dengan Netflix mengubah dunia rental DVD game.

MoviePass akan meluncurkan layanan “unlimited pass” yang memperbolehkan pelanggan untuk menonton sebanyak mungkin film yang ingin mereka tonton dengan $50 per bulan. Jika ingin menonton film 3-D atau Imax, akan ditambah $3. Ada juga layanan “limited pass” yang menawarkan empat film per bulan dengan biaya $30.

Stacy Spikes, founder MoviePass, juga mengatakan dalam siaran pers “MoviePass memudahkan dalam hal memilih film dari telepon anda, dan tinggal masuk ke dalam bioskop, tak ada lagi mengantri.”

MoviePass-appPrivate beta ini akan diluncurkan di 21 bioskop di San Fransisco Bay Area akhir minggu ini lalu berlanjut ke kota AS lainnya selama musim panas. MoviePass berencana untuk menawarkan akses sebesar 40% ke layar bioskop di mana layanan ini diluncurkan serentak secara nasional pada musim gugur.

Layanan ini adalah pilihan terbaik bagi penghuni kota dengan akses ke berbagai bioskop dan waktu pertunjukan, yang akan memberikan penggemar berat film untuk melihat cuplikan terbaru, serta undangan ke pemutaran film promosi berdasarkan film yang mereka pilih. Ini juga memberi studio peluang untuk menargetkan film dan promosi langsung ke penggemar dengan genre tertentu.

Model semacam MoviePass ini juga akan menjadi rantai menguntungkan bagi bisnis bioskop, dengan membuat orang semakin banyak menonton film. Studio mendapat untung dengan mendorong orang untuk mendapatkan kesempatan menonton film yang sebaliknya mungkin tidak bisa mereka lihat nantinya dan memicu penjualan DVD.

“Kami membolehkan anggota kami memperluas koneksi mereka terhadap film yang baru mereka lihat dengan melakukan pre-order DVD, digital download, dan merchandise segera setelah mereka keluar dari ruang bioskop”, kata co-founder Hamet Watt pada siaran pers. “MoviePass juga bisa membuat studio dan produser melibatkan penggemar film yang keranjingan berdasarkan film yang paling sering ditonton.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda