Scroll to Top

Barcelona “Krisis”: Tiga Pertandingan Terakhir Lebih Buruk dari Performa Biasanya

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 04 Feb 2012

Apa yang dibayangkan semua orang tentang Barcelona? Ball possession yang mumpuni, sekian tembakan ke gawang, dan minimalnya pelanggaran. Namun, hal ini tidak terlihat dalam tiga pertandingan terakhir; tiga laga yang memaksa mereka begitu merindukan kemenangan.

Pep Guardiola

Real Madrid di kandang, Villarreal di El Madrigal, hingga Valencia di Mestalla. Ketiga klub ini mengubah Barcelona menjadi tim yang sama sekali berbeda. Pasukan Pep Guardiola memang tetap tampil menyerang, itu pasti. Namun Barcelona bukan lagi tim yang mampu menghancurkan Santos 4-0 dalam pertandingan final satu sisi di Piala Dunia Antar Klub.

Ketika bermain menghadapi Real Madrid, ball possessions Barcelona mencapai 59%. Kala kehilangan 2 angka saat dijamu Villarreal yang terseok di peringkat bawah klasemen, Blaugrana menguasai bola 68%. Menghadapi tuan rumah Valencia yang diwarnai kegagalan penalti Lionel Messi, ball possessions Barcelona 63%.

Apa yang salah? Bukankah Blaugrana lebih dominan? Menjadi salah ketika kita menyadari bahwa rerata ball possessions Barcelona sepanjang musim adalah 69,9%. Artinya, dalam ketiga laga yang cuma menghasilkan tiga angka itu, penguasaan bola Barcelona di bawah rata-rata.

Demikian pula dengan urusan tembakan ke gawang. Lionel Messi dkk. seperti terlalu asyik mengolah si kulit bundar atau kurang mampu membongkar pertahanan lawan. Dengan penguasaan bola yang menurun, jumlah tembakan on target pun berkurang.

Dalam statistik yang dirilis Marca, Barcelona cuma melepas 4 tembakan on target saat menghadapi Real Madrid. Dalam dua laga berikutnya, baik saat dijamu Villarreal maupun Valencia, cuma 5 tembakan ke gawang yang dihasilkan Blaugrana. Jauh dari rata-rata mereka selama ini yaitu 7,65 tembakan.

Terakhir, masalah pelanggaran, Barcelona pun memburuk dalam tiga pertandingan tersebut. Kala melawan Real Madrid, ada 17 pelanggaran pasukan Pep Guardiola. Villarreal 12 kali dan Valencia 13 kali pelanggaran. Lagi-lagi, rekor ini lebih buruk dari kebiasaan pemain Barcelona yang rerata cuma melakukan 10,35 pelanggaran setiap pertandingan.

Kesempatan memperbaiki rekor datang di laga kandang menghadapi Real Sociedad. Biasanya, dalam musim ini, El Barca lolos dari tekanan saat genting. Ketika Lionel Messi mandul lebih dari 300 menit, ia langsung menjawab dengan hattrick ke gawang Real Mallorca. Kala Real Madrid lebih diunggulkan dalam El Clasico Desember kemarin, mereka pun mampu memetik kemenangan. Kali ini, masihkah Barcelona mampu terbebas dari ancaman krisis?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda