Scroll to Top

Mark Van Bommel Ingin Melatih Setelah Gantung Sepatu

By Aditya / Published on Sunday, 05 Feb 2012

Mark Van Bommel

Gelandang kawakan Mark Van Bommel mengaku ingin melanjutkan karirnya sebagai pelatih setelah ia gantung sepatu nanti. Namun, saat ini, salah satu pemain veteran yang dimiliki AC Milan itu belum memikirkan rencana pensiun sebagai pemain sepakbola. Ia merasa masih bugar dan sanggup melakoni laga demi laga.

”Saat saya menjadi lebih tua nanti saya ingin jadi pelatih, namun masih ada banyak waktu sebelum itu,” kata Mark Van Bommel, Sabtu (4/2).

Apalagi, gelandang bertahan asal Belanda ini baru saja melakoni pertandingannya yang ke-500 saat memperkuat AC Milan menghadapi tuan rumah Lazio di Stadion Olimpico, Roma, belum lama ini. Kendati timnya kalah, namun bagi Mark Van Bommel laga tersebut mempunyai kesan tersendiri dalam karirnya sebagai pesepakbola.

”Saat saya memulai karir sebagai pemain sepakbola, saya tak pernah berpikir bisa sukses mencapai laga lebih dari 500. Saya harusnya senang karena saya sudah pernah menderita cedera dan 500 angka yang bagus,” ujar pemain berusia 34 tahun ini.

Dari semua laga yang pernah dijalaninya, Mark Van Bommel menyebut final Piala Dunia 2010 saat Belanda melawan Spanyol sebagai pertandingan terberat dalam karirnya. Sayang, dalam pertandingan itu, Belanda takluk dari tim matador.

”Laga terberat yang pernah saya mainkan? Final Piala Dunia tahun 2010. Timnas Belanda tak bermain sangat baik, namun saya tahu jika kami harusnya bisa mengalahkan Spanyol,” ungkap mantan pemain Barcelona, PSV Eindhoven, dan Bayern Muenchen ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda