Scroll to Top

KPSI Panaskan Sengketa PSSI dan Persipura

By Aditya / Published on Sunday, 05 Feb 2012

Persipura - PSSI

Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) memanaskan perseteruan PSSI dan Persipura terkait dengan dihapuskannya jatah tim mutiara hitam di Liga Champions Asia (LCA). Belum lama ini, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memang telah mengumumkan kemenangan sementara gugatan Persipura atas PSSI.

”Kami membuktikan diri sebagai penyelamat sepakbola. Sebuah langkah awal, dimulai dengan menyelamatkan Persipura dari penindasan yang dilakukan PSSI. KPSI berupaya keras agar Persipura bisa berlaga di Liga Champion Asia, sebab itu merupakan hak setia tim, begitu pun dengan Persipura,” lantang Hinca Pandjaitan, Sekretaris Jenderal KPSI, seperti dikutip dari BolaNet, Minggu (5/2).

Kendati keputusan CAS tersebut belum final, namun kubu KPSI yakin bahwa juara bertahan Indonesia Super League (ISL) itu akan memenangkan perkara. CAS sendiri akan mengeluarkan keputusan final pada 10 Februari 2012 mendatang. Jika Persipura memenangkan perkara, konon nilai gugatan yang wajib dibayarkan PSSI adalah kurang lebih 10 miliar rupiah.

”Sudah dapat dipastikan Persipura akan memenangkan gugatan tersebut. Sebab, apa yang sudah CAS umumkan, tidak mungkin ditarik kembali. Pada banyak kasus yang pernah ada, putusan sela selalu menjadi putusan final. Kami (KPSI) berusaha keras untuk membantu upaya Persipura untuk memenangkan gugatan tersebut,” lanjut Hinca Pandjaitan.

Kasus ini bermula dari sikap PSSI yang tidak mendaftarkan Persipura untuk ikut dalam ajang LCA dengan alasan bahwa Persipura tidak mau bermain di kompetisi resmi PSSI yaitu Indonesia Premier League (IPL). Ikut campurnya KPSI dalam perseteruan antara PSSI dengan Persipura ini tentu saja akan semakin menambah ruwet sekaligus menjauhkan upaya rekonsiliasi demi terciptanya iklim sepakbola nasional yang kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda