Scroll to Top

Malaga: Klub Kaya Baru di La Liga

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 30 Jun 2011

malagaSebuah klub bisa berubah dalam sekejap ketika datang pemilik baru yang menggelontorkan uang dalam jumlah melimpah. Kita sudah melihatnya di Liga Inggris. Chelsea yang sebelumnya sudah bertabur bintang, menjadi salah satu klub raksasa baru kala dimiliki Roman Abramovich. bersama taipan asal Rusia itu, Chelsea sukses menjuarai Liga Inggris tiga kali.

Contoh lain, Manchester City. sebelum Syeikh Mansour datang, The Citizens hanyalah klub papan tengah yang kadang cukup beruntung bisa bermain di Piala UEFA. namun, dana tak terbatas Syeikh Mansour mampu mendatangkan pemain bintang. Mulai dari Kolo Toure, Yaya Toure, Carlos Tevez, Mario Balotelli, hingga Edin Dzeko diboyong demi kekuatan Manchester City. Hasilnya, The Citizens musim lalu sukses memenangi gelar Piala FA; gelar pertama sejak 34 tahun lalu.

Keberhasilan Chelsea dan Manchester City ini dicontek oleh klub kecil asal Spanyol, Malaga. Kedatangan Syeikh Abdullah Ath-Thani pada Januari 2010 membawa angin segar pada klub yang belum pernah menjuarai La Liga ini. Dalam kepemimpinan sang syeikh, beberapa pemain berkelas diimpor demi mendongkrak prestasi klub berjuluk Los Boquerones ini.

Musim depan, Malaga begitu ambisius. mereka merekrut striker gaek Ruud Van Nistelrooy. Malaga jug membeli pemain-pemain berkualitas lainnya seperti: Joaquin Sanchez, Jeremy Toulalan, Joris Mathijsen, hingga Martin Demichelis. Mereka akan bergabung dengan pemain-pemain ternama lainnya yang sudah bergabung lebih dahulu seperti Enzo Maresca dan Julio Baptista.

Mengingat bursa transfer masih lama, peluang Malaga yang dilatih oleh Manuel Pellegrini untuk memboyong pemain bintang lain masih terbuka lebar.

Kita lihat saja, apakah strategi memboyong pemain-pemain ternama bisa menolong Malaga berbicara banyak di La Liga. Setidaknya, mereka bisa membidik tiket lolos ke Europa League. Untuk persaingan menjadi juara Liga Spanyol, Malaga masih kalah kelas dari dua musuh bebuyutan, Real Madrid dan Barcelona. Mereka juga belum mampu mengimbangi Sevilla, Atletico Madrid, atau Valencia.

Komentar Anda