Scroll to Top

ISL Harus Tetap di Bawah PT LPIS Jika Ingin Diakui

By Aditya / Published on Friday, 10 Feb 2012

Djohar Arifin Husin

PSSI menegaskan, pengelolaan ISL harus tetap di bawah PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) jika nantinya kompetisi yang kini dikelola PT Liga Indonesia (PT LI) itu ingin diakui. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dalam Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Kamis (09/2).

“Sejak semula, PSSI selalu berupaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan dualisme kompetisi tersebut. Namun, kami belum menentukan mekanismenya yang tepat. Hanya saja, pada prinsipnya, pengelolaan kompetisi nantinya tetap harus di bawah kendali PSSI atau PT LPIS karena pemegang saham mayoritas adalah PSSI,” tegas Djohar Arifin Husin.

Lantaran persoalan dualisme kompetisi tersebut masih belum menemui solusi, maka masalah ini akan dibahas lebih mendalam dalam Rapat Exco Jilid II yang rencananya akan digelar pada 17 Februari di Jakarta. Menurut Djohar Arifin Husin, untuk menggabungkan dua pelaksana kompetisi menjadi satu kesatuan bukanlah perkara yang gampang.

”Dengan mengedepankan asas kebersamaan, PSSI juga terus berupaya mencari solusi. PSSI terbuka kepada semua pihak yang dapat memberikan pemikiran-pemikiran akan penyelesaian hal tersebut,” tutup Djohar Arifin Husin.

Wacana penggabungan IPL dan ISL mengemuka setelah Menpora Andi Mallarangeng meminta PSSI sebagai induk sepakbola nasional bisa bersikap bijak dalam menyikapi hal ini. Menpora tidak ingin kisruh yang melanda PSSI dan persepakbolaan Indonesia menimbulkan dampak buruk terhadap pembentukan tim nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda