Scroll to Top

Astrid Ellena Merasa Tak Perlu Minta Restu Ayahnya

By Kamelia / Published on Saturday, 11 Feb 2012

Memang persoalan antara orang tua dan anaknya sedang marak di kalangan selebritis tanah air. Termasuk yang satu ini, Astrid Ellena, Miss Indonesia 2011 yang sedang berseteru dengan ayahnya.

Akibat perseteruan dengan Ayahnya perkara kaburnya dari rumah bersama sang pacar beberapa waktu lalu, Ferdrich Yunadi, ayah Astrid Ellena, menghapus nama Astrid Ellena dari keluarga besar.

astrid ellena

Ketika ditanya bagaimana perasaan Ellen, panggilan Astrid Ellena, tentang keputusan sang Ayah, jawaban Ellen cukup mengejutkan. Ia tidak kaget.

Ellen mengatakan bahwa ia tak kaget dengan keputusan keluarga yang diumumkan lewat iklan di dunia media massa Indonesia (Surya, Kamis 21/1)

“Sebab, waktu sya bilang ingin keluar dari rumah, papa sudah mengancam akan menyebarkan info ke wartawan bahwa saya melarikan diri bersama pacar,” ungkap Ellen.

Tak tahu siapa yang benar siapa yang salah dalam konflik ini, bukankah tak ada bekas anak maupun bekas ayah?

Hubungan asmara Ellen dan Donny memang ditentang sang Ayah. Karena merasa sudah tak dianggap sebagai anak, Ellena kekeuh tak perlu minta restu Ayah dalam tindakan maupun keputusan apapun dalam hidupnya.

Akankah memang berakhir seperti ini? Sungguh menyedihkan.

“Karena papa sudah menyatakan tidak mengakui saya sebagai anak, maka saya tidak perlu meminta restu lagi dari papa,” ujarnya.

Ellen membuktikan ucapannya tersebut. Saat ini ia dan Donny sudah terikat dengan pertunangan. Apakah akan menikah dalam waktu dekat ini?

“Saya selesaikan tugas saya dulu sebagai Miss Indonesia yang akan berakhir April ini. Itu pun saya nggak langsung nikah. Masih lama. Saya ingin karir dulu,” jawab Ellen.

Selain pekerjaan yang masih terikat kontrak sebagai Miss Indonesia, ia juga ingin menuntaskan kuliahnya dulu. Karena itu ia mengaku pernikahan baginya masih jauh.

Bagaimanapun juga orang tua adalah bagian terpenting dalam hidup seorang anak. Sebaiknya Miss Indonesia menerapkan budaya Indonesia yang selalu menghargai dan menghormati orang tuanya. Bukan begitu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda