Scroll to Top

Kasus Zumi Zola: Kapolda Bantah Gebrak Meja Saat Ditemui Pihak Bernaldi

By Ika / Published on Monday, 13 Feb 2012

Beberapa waktu lalu kuasa hukum dan ayah Bernaldi Kadir Djemat datang menemui Kapolda Metro Jaya, Untung S. Rajab, untuk memohon agar penahanan Aldi dapat ditangguhkan.

Artis Zumi Zola

Sayangnya, bukan penangguhan penahanan yang didapat, pihak Aldi malah menuturkan bahwa Kapolda menolak dengan sikap emosional, termasuk menggebrak meja. Tak hanya itu, pihak Aldi terus-menerus didesak agar mau berdamai dengan Zumi Zola. Hal ini membuat pihak Aldi menduga bahwa Kapolda telah memihak dan membela Zumi.

Mengenai kabar tersebut, pihak kepolisian pun angkat bicara. Kombes pol Rikwanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya membantah semua pernyataan yang mengatakan bahwa Kapolda telah emosional dan menggebrak meja di hadapan kuasa hukum dan keluarga Aldi.

“Tidak benar itu pakai gebrak meja. Itu hanya persepsi saja,” kata Rikwanto. “Jadi waktu itu Pak Kapolda bicara pakai bahasa tubuh, yaitu tangannya. Tapi disalahartikan oleh mereka (pihak Aldi). Tidak ada itu sampai menggebrak meja.”

Bernaldi dan pengacara

Entah seperti apa bahasa tubuh yang dimaksud hingga akhirnya diartikan menggebrak meja oleh pihak Aldi, namun yang jelas pihak Aldi sudah tidak mempercayai Polda Metro Jaya hingga akhirnya mereka mengadukan kasus ini ke Komisi III DPR.

Sebelumnya, Aldi resmi dijadikan tersangka dan akhirnya harus mendekam di penjara karena tuduhan penganiayaan ringan yang dilaporkan oleh Rudi, sekretaris ibu Peny Fernita. Laporan itu sendiri sudah cukup lama, yaitu pada Oktober 2011.

Namun setelah mencuatnya kasus perselingkuhan Zumi Zola inilah Aldi baru resmi ditahan oleh pihak kepolisian. Menurut Aldi dan kuasa hukumnya, Zumi Zola dan ayahnya yang merupakan mantan gubernur telah berkonspirasi dengan polisi agar Aldi dimasukkan ke penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda