Scroll to Top

Anak Ini Tidak Mau Bersalaman Sebelum Pertandingan: Meniru Luis Suarez?

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 15 Feb 2012

Ada hal unik yang terjadi dalam laga Aston Villa menghadapi Manchester City kemarin. Bukan karena gol kemenangan Joleon Lescott sukses membawa The Citizens masih unggul 2 angka dari Setan Merah. Melainkan, karena aksi bocah maskot Aston Villa yang menolak bersalaman dengan bocah berseragam biru yang sempat diduga sebagai maskot Manchester City.

Anak Kecil Menolak Bersalaman

Cobalah kita lihat video berikut ini. Tampak ketika bocah maskot Aston Villa mulai menyalami perangkat pertandingan, ia mencueki seorang bocah yang ada di sebelah hakim garis. Si maskot terus saja berlalu dan menyalami wasit yang memimpin laga tersebut.

Banyak orang yang mengira maskot Aston Villa itu menolak bersalaman dengan maskot Manchester City. Namun, jika dilihat, meskipun si bocah yang ditolak ketika bersalaman memakai seragam biru langit khas Manchester City, di dadanya tercantum logo Barclays Premier League, bukan logo Etihad, logo yang melekat di seragam Manchester City. Alhasil, si bocah yang ditolak bersalaman ini bukanlah maskot Manchester City, melainkan maskot Premier League.

http://www.youtube.com/watch?v=54oqaK18vAs&feature=related

Video ini sempat menghebohkan daratan Britania Raya. Apalagi harian-harian pencetak hits seperti Daily Mail dan Sky Sport News melabeli artikel mereka terkait video ini dengan kata-kata: Bocah ini meniru Luis Suarez yang menolak berjabatan tangan dengan Patrice Evra.

Namun, reaksi atas berita berlebihan yang cuma mengejar kehebohan ini justru negatif. Tentunya sangat naif membandingkan dua lawan yang berseteru dengan dua bocah yang salah satunya bukan maskot pertandingan.

Masalah Luis Suarez yang menolak berjabat tangan dengan Patrice Evra sendiri diterima dengan lumayan baik oleh kebanyakan penggemar sepakbola Britania Raya. Meskipun ada banyak yang mencerca Suarez sebagai seorang rasis, banyak pula yang membela sang nomor 7.

Bagaimana Suarez tidak akan membenci Evra yang nyaris membunuh kariernya dengan hukuman 8 pertandingan? Padahal Evra sendiri pernah berkata rasis dan tak merasa bersalah. Menolak bersalaman adalah bukti bahwa Suarez masih yakin ia tidak bersalah dengan ucapan “negrito”-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda