Scroll to Top

Guru Kelaparan Hingga Tewas Setelah 6 Tahun Lumpuh

By Ibnu Azis / Published on Thursday, 16 Feb 2012

Guru Kelaparan Hingga Tewas Setelah 6 Tahun Lumpuh_1

Pada 4 Juni 2005 Christina Symanski menghabiskan dinginnya malam bersama teman-temannya. Laiknya prilaku remaja dewasa Amerika Serikat (AS), mereka berpesta di rumah bibinya yang saat itu sedang kosong.

Namun gadis 24 tahun yang berprofesi sebagai guru asal Linden, New Jersey, AS ini, nasibnya berubah drastis saat malam itu.

Guru Kelaparan Hingga Tewas Setelah 6 Tahun Lumpuh_2

Ia mencoba melakukan ‘kegilaan’ dengan terjun ke sebuah kolam dangkal. Dan tindakan ini menyebabkan ia cidera dan mengakibatkan dirinya menderita kelumpuhan.

Selama enam tahun Christina Symanski menuliskan penderitannya di blog. Puluhan posting telah ia publikasikan atas lara yang ia pendam.

Guru Kelaparan Hingga Tewas Setelah 6 Tahun Lumpuh_3

Kini Christina Symanski telah meninggal. Ia diduga mati kelaparan akibat tak mampu beranjak akibat kelumpuhan yang menerpa tubuhnya. Dan keluarga tidak ‘terbebani’ lagi atas kewajiban mengurusnya.

Konon Christina Symanski memang sengaja membunuh dirinya sendiri dengan tidak makan selama dua minggu. Ia stress dan frustasi. Geliat ini terlihat dari postingan blog-nya.

Guru Kelaparan Hingga Tewas Setelah 6 Tahun Lumpuh_4

Dulu ketika Christina Symanski sempat bertugas di sebuah panti jompo ia melihat seorang penderita tunadaksa yang akhirnya meninggal karena infeksi akibat tidak makan dan minum selama dua minggu.

Namun niat Christina Symanski untuk mencoba meniru aksi tunadaksa tersebut ternyata tidak berhasil. Rencananya melesat. Ternyata tidak dua minggu.

Guru Kelaparan Hingga Tewas Setelah 6 Tahun Lumpuh_5

Ia membutuhkan waktu hingga dua bulan sebelum menghembuskan nafas terakhir. Christina Symanski terakhir menyantap makanan hanya berupa sandwich yang berisi sosis dan ikan kenari.

Christina Symanski akhirnya meninggal di pelukan dang ibu. Ia telah menepati janjinya.

“Saya datang ke dunia bersama Anda, kini saya meninggalkan dunia bersama Anda pula,” papar sang ibu, Louise Ruoff.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda