Scroll to Top

Mendengkur Bisa Jadi Awal Silent Stroke

By Ilham Choirul / Published on Monday, 20 Feb 2012

mendengkur

Barangkali Anda adalah pengidap sulit nafas saat tidur, dan mengorok adalah salah satu tandanya. Udara yang Anda hirup terhalang oleh sumbatan di saluran nafas dan menyebabkan suara dengkuran. Kalau Anda peduli dengan kesehatan, segera konsultasikan gejala sleep apnea itu kepada dokter ahli.

Pasalnya, sleep apnea menimbulkan risiko terkena silent stroke. Gejala stroke diam-diam mengenai orang-orang yang dalam tidurnya kerap sulit bernafas. Dan, 50 persen pasien yang mengalami silent stroke rata-rata mempunyai masalah sleep apnea.

Ditegaskan Jessica Kepplinger, peneliti dari Dresden University Stroke Center’s Department of Neurology di  University of Technology in Dresden (Jerman), seseorang yang punya sleep apnea yang parah punya kecenderungan kuat mengalami silent stroke. Datangnya stroke tidak bisa diduga. Antara pria dan wanita punya potensi terkena stroke yang sama sekali pun jumlah pria mungkin lebih mendominasi.

Sleep apnea harus diperlakukan sama dengan faktor-faktor risiko vaskular lain, seperti tekanan darah tinggi,” kata Jessica seperti dikutip Times of India.

Orang yang bermasalah dengan sleep apnea biasanya juga diketahui ada materi lesi kecil putih pada otaknya saat dilakukan pemindaian. Pertanda, ada yang perlu diwaspadai terhadap kemungkinan terjadinya silent stroke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda