Scroll to Top

Beli Pemain Bermental Juara, Arsenal!

By Wan Faizal / Published on Monday, 20 Feb 2012

Lagi-lagi harus mengakhiri musim tanpa gelar. Itulah kenyataan yang harus diterima oleh fans Arsenal, The Gooners. Sebuah penantian yang harus diperpanjang setelah terakhir kali mereka meraih gelar pada tahun 2005, itu pun di ajang FA Cup.

Van Persie, Walcott, Gervinho

Musim ini Arsenal memang harus mengakhiri musim tanpa gelar. Di liga, poin mereka terpaut cukup jauh dari duo Manchester yang mendominasi klasemen. Dengan modal permainan labil, tentu akan sangat sulit bagi Aaron Ramsey dkk untuk bisa mengejar.

Di ajang lain seperti Carling Cup dan FA Cup pun setali tiga uang. The Gunners disingkirkan Manchester City di Carling Cup. Sementara yang teranyar, Sunderland menghempaskan mereka dari FA Cup.

Sebenarnya masih ada satu lagi harapan Arsenal untuk bisa meraih gelar, yakni di ajang Liga Champions. Namun jika melihat skor di first leg ketika mereka dihajar AC Milan 4-0, maka cukup wajar jika publik merasa sangsi Arsenal bisa membalikkan keadaan di pertemuan kedua meski akan dilakukan di kandang sendiri.

Siapa yang patut disalahkan atas nirgelar yang terjadi sejak tahun 2005 silam? Jika boleh menunjuk, maka Arsene Wenger lah yang harus bertanggung jawab atas rentetan buruk yang dialami pasukannya.

Ya, sebagai manajer berkelas, Wenger seharusnya lebih mengedepankan untuk membeli pemain-pemain bermental juara untuk mendongkrak prestasi tim. Kehadiran pemain bertipe seperti itu juga akan sangat membantu perkembangan pemain muda di tim.

Namun nyatanya, Wenger justru lebih suka membeli pemain belia yang unggul secara teknik dan stamina, namun lemah ketika menghadapi tekanan. Termasuk tekanan dari para fans yang ingin melihat Arsenal berprestasi.

Para pemain muda tersebut memang berhasil tampil memikat secara individu. Namun justru hal itu yang menjadi ancaman ketika klub-klub besar datang dengan segepok uang untuk mengangkut pemain muda tersebut.

Kisah yang terjadi pada Cesc Fabregas dan Samir Nasri di awal musim ini bisa dijadikan contoh nyata. Ketiadaan keduanya membuat Arsenal limbung di awal musim. Bahkan kekalahan telak 8-2 atas Manchester United sempat mereka derita.

Keadaan ini diperparah dengan minimnya pemain senior yang bisa memotivasi para youngster Arsenal ketika prestasi tim merosot. Arsenal memang memiliki Robin van Persie. Namun tentu akan sangat berat bagi Van Persie untuk mengemban tugas itu seorang diri.

So, mungkin sudah saatnya bagi Wenger untuk mengubah filosofinya ketika bursa transfer dibuka. Menggunakan dana untuk membeli pemain berlabel bintang tentu menjadi opsi yang harus dilakukan Wenger jika ia tidak ingin dibebastugaskan dari klub yang telah diasuhnya sejak 1996 tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda