Scroll to Top

Awas! Jangan Iseng Bikin Tato di Penis

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 21 Feb 2012

membuat tato

Boleh saja Anda bereksperimen membuat tato di sekujur tubuh. Tapi, sebaiknya hindari tato di daerah penis atau nasib sial bisa membuat Anda menyesal.

Gara-gara menato penisnya, seorang remaja Iran mengalami ereksi permanen. Kemaluannya tidak bisa “tidur”. Sehingga, baik terangsang mau pun tidak, remaja 21 tahun itu selalu ereksi. Menyakitkan bukan?

Dikutip dari Myhealthnewsdaily, pria tersebut mengalami priapism. Pada prinsipnya, priapism menyebabkan penis mengalami ereksi untuk waktu lebih dari empat jam. Biasanya terjadi pada anak lelaki usia 5-10 tahun dan usia dewasa 20-50 tahun. Ereksi tersebut terjadi dengan sendirinya tanpa rangsangan seks sebelumnya. Hanya saja, untuk kasus tato yang menyebabkan priapism ini, baru pertama kali terjadi.

Dokter yang menangani remaja itu menyatakan, aliran darah tetap keluar masuk melewati penis dengan cepat. Hal ini yang menyebabkan penis terus tegak. Remaja tersebut didiagnosa menderita priapism non-iskemik. Diduga, sewaktu alat tato menyentuh kemaluan, jarumnya menembus kulit terlalu dalam.

Dokter menyarankan untuk tidak sekali-kali melakukan aksi berbahaya ini. Kalau sampai terjadi priapism iskemik, maka akan membahayakan organ vital tersebut. Pasalnya, aliran darah akan terhenti dan tidak mengalir ke penis. Efek jangka panjangnya akan merusak jaringan di dalamnya. Laporan ini tertuang dalam Journal of Sexual Medicine.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda