Scroll to Top

Liga Italia vs Liga Inggris 3-2

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 22 Feb 2012

Hingga awal dekade 2ooo-an Liga Italia masih menjadi yang terdepan di dunia. Perhelatan Serie-A mampu menyihir sekian perhatian penggila bola. Apalagi ketika itu tim seperti Internazionale dan Lazio begitu jor-joran dalam memboyong pemain mahal. Namun, belakangan Serie-A mulai redup pamornya. Dari segi popularitas, Liga Italia disalip dua pesaing utamanya, Liga Spanyol dan Liga Inggris.

Serie A vs Premier League

Namun, Liga Italia membuktikan bahwa mereka belum habis. Setidaknya, dari hasil pertandingan di Liga Champions, Serie-A sementara ini unggul 3-2 dari Premier League.

Pertemuan pertama klub dari kedua liga ini terjadi di babak kualifikasi ketiga Liga Champions. Kala itu Arsenal, peringkat keempat Premier League musim lalu berhadapan dengan Udinese, yang mendapatkan peringkat sama musim lalu di Serie-A.

Pertemuan pertama dimenangi Premier League. Gol Theo Walcott di menit 4 membawa Arsenal berada di zona nyaman kala laga digelar di Emirates Stadium.

Di Friulli, Udinese yang mesti menang 2-0 untuk lolos ke fase grup, sempat mencetak gol lebih dahulu melalui Antonio di Natale di menit 39. Namun, gol Robin Van Persie dan Andrei Arshavin di babak kedua membuat keadaan berbalik 1-2. Inilah kemenangan kedua Premier League dari Serie-A, 0-2.

Pertemuan berikutnya tim Serie-A melawan Premier League terjadi di matchday pertama babak penyisihan grup. Dua “debutan” Liga Champions berhadapan di Etihad Stadium, Manchester City vs Napoli. Meskipun tampil di kandang sendiri dan memiliki skuad super Roberto Mancini nyatanya membutuhkan gol menit 74 dari Aleksandar Kolarov untuk memaksakan skor imbang. Di sini, Premier League berhasil mempertahankan kedudukan

Kemenangan pertama Serie-A baru didapatkan ketika matchday 5 fase grup. Napoli yang menjamu City di San Paolo menang 2-1 lewat dua gol Edinson Cavani. Skor 1-2, Serie-A memperkecil kekalahan.

Pertemuan kelima dan keenam terjadi di leg pertama  babak 16 besar Liga Champions. AC Milan membantu Serie-A menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Bermain di San Siro, 4 gol tanpa balas disodorkan mereka ke gawang Arsenal yang lebih unggul ball possessions.

Pagi ini, Serie-A membalikkan keadaan menjadi 3-2. Napoli yang menjamu Chelsea yang notabene lebih berpengalaman, sukses menekuk The Blues 3-1 lewat dua gol Ezequeil Lavezzi dan satu dari Cavani.

3 kemenangan, 1 seri, dan dua kekalahan. Serie-A sementara menaklukkan Premier League. Namun, dua laga 16 besar leg kedua yang dilakoni di tanah Inggris, bisa saja membuat keadaan berbalik. Dua klub London jelas tak mau menyerah begitu saja meski peluang mereka lolos cukup tipis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda