Scroll to Top

PSSI Curigai Penyandang Dana KLB Versi KPSI

By Aditya / Published on Friday, 24 Feb 2012

Bernhard Limbong

Tetap nekadnya Komite Penyelamat Sepabola Nasional (KPSI) untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) akhirnya mendapat sorotan dari pengurus PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin. Ketua Komite Disiplin PSSI, Bernhard Limbong, bahkan merasa curiga terhadap pihak-pihak yang mengucurkan dana untuk KLB versi KPSI itu.

“Tentunya, ini menimbulkan curiga terhadap orang-orang yang rela menginvestasikan uangnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak baik seperti KLB PSSI. Apalagi, jelas-jelas jika FIFA dan AFC hanya mengakui PSSI dan tidak menganggap sedikitpun keberadaan KPSI,” tukas Bernhard Limbong seperti dikutip dari BolaNet, Jumat (24/2).

Pergerakan KPSI justru berpotensi akan semakin memperkeruh suasana sepakbola nasional yang menurut Bernhard Limbong mulai membaik. Tidak hanya itu, timnas Indonesia sudah mulai berprestasi di bawah kepengurusan PSSI kali ini.

”Sepakbola kita sedang baik dan terus mengembangkan diri menuju kemajuan. Bahkan, Timnas kita mulai menuai hasil prestasi, misalnya Timnas U-17 yang sukses di turnamen yang berlangsung di Hongkong,” lanjutnya.

Keinginan KPSI yang ngotot ingin tetap melaksanakan KLB menurut Bernhard Limbong adalah tindakan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, seharusnya niat untuk KLB seharusnya tidak dilanjutkan dan lebih mengedepankan rekonsiliasi demi kemajuan sepakbola nasional.

”Tuntutan KLB PSSI oleh KPSI sama sekali tidak mendasar dan harus segara dilupakan karena tidak ada kesalahan dan pelanggaran statuta organisasi yang dilakukan oleh pengurus PSSI. Seharusnya, kita harus dapat berpikir jernih dan mendorong islah demi kemajuan sepakbola Indonesia,” ujar Bernhard Limbong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda