Scroll to Top

Real Madrid dan Derby Madrid dengan Klub Miskin Rayo Vallecano

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 25 Feb 2012

Di London, ada sekian klub yang pernah masuk ke Premier League dalam dekade terakhir. West Ham (sekarang Divisi Championship), Fulham, Arsenal, Chelsea, Tottenham, hingga QPR selalu menyajikan rivalitas tersendiri. Klub “kecil” seperti West Ham, Fulham, dan QPR dipastikan menaikkan gengsi dalam Derby London ketika bersua dengan klub-klub kaya.

Derby Madrid

Madrid sebenarnya tak ubahnya London. Bedanya, masalah superioritas klub. Saat ini berdiri kukuh empat klub yang bermukim di ibukota Spanyol: Real Madrid sang raja sesungguhnya, Atletico klub kaya yang memiliki masa lalu gemilang, Getafe yang tengah berubah menjadi klub kaya baru, dan terakhir Rayo Vallecano.

Perbandingan Real Madrid dengan klub sekota yang disebut terakhir, Rayo Vallecano, begitu jomplang. 31 gelar La Liga yang dibukukan Los Blancos cuma bisa disetarai dengan rekor 13 musim Rayo bisa terbang tinggi di Primera Division. 9 gelar Liga Champions yang disuguhkan Real Madrid cuma bisa diimbangi dengan prestasi lolos ke perempat final Piala UEFA (sekarang Europa League) 2000/2001 oleh Rayo Vallecano —-prestasi tertinggi klub yang bermarkas di distrik Vallecas—.

Ketika Santiago Bernabeu memiliki kapasitas lebih dari 85000 kursi, para pendukung Rayo hanya mempunyai Campo de futboll de Vallecas yang cuma muat dihuni 15000 penonton —tak ada sepertiganya—.

Musim lalu, ketika Los Blancos dengan mudah menggelontorkan 76,5 juta Euro untuk memboyong Angel di Maria, Sami Khedira, Mesut Ozil, Ricardo Carvalho, Pedro Leon, hingga Sergio Canales, drama menyedihkan terjadi untuk Rayo. Klub ini tak bisa menggaji para pemainnya selama tiga bulan –sesuatu yang membuat klub-klub di Liga Indonesia tidak merasa sendirian—.

Musim ini, ketika Real Madrid tengah merayakan rekor 81 tahun bertahan di Primera Division —rekor yang dipegang bersama dengan Athletic Bilbao dan Barcelona—, Rayo merayakan rekor untuk pertama kalinya lolos setelah 8 musim berkubang di Segunda Division.

Dengan perbedaan yang bagaikan langit dan bumi inilah, kedua tim akan kembali bertemu di Derby Madrid yang sepi dari hikuk pikuk —jauh dibandingkan dengan duel hangat Real Madrid vs Atletico—.

Duel Rayo dan Madrid yang digelar pada 26 Februari 2012 pukul 22.00 WIB ini dipastikan juga akan menjadi salah satu derby paling ironis; Real Madrid klub kaya raya yang setiap musim berbelanja lebih dari 50 juta euro, mendatangi markas Rayo Vallecano si miskin yang cuma lima kilometer dari Santiago Bernabeu.

(Foto: newshopper.sulekha.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda