Scroll to Top

FBI Matikan Paksa 3.000 GPS Tracker

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 28 Feb 2012

GPSGPS atau Global Positioning System adalah sebuah perangkat bergerak yang sering digunakan untuk mendeteksi dan mencari lokasi penggunanya.

Tak hanya berdiri sendiri, GPS sering dibenamkan dalam smartphone.

Dan GPS banyak dimanfaatkan sebagai intergrasi dengan aplikasi lainnya di ponsel.

Alat ini juga dapat dimanfaatkan untuk mencari jalan tercepat serta melacak lokasi.

Nampaknya untuk fitur yang terakhir memiliki kerentanan hukum.

Andrew Weissmann, penasehat hukum FBI mengatakan jika pihaknya telah mematikan secara paksa ribuan GPS Tracker setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) memutuskannya.

Menurutnya kasus ini dipicu oleh kebijakan baru dari Departemen Kehakiman AS dalam pembatasan penggunaan GPS untuk pelacakan.

Sebelumnya dalam kasus Antonie Jones dipermasalahkan akibat penempatan perangkat GPS Trakcer di bawah mobil terdaftar.

Antonie Jones diperkarakan setelah diduga terlibat perdagangan narkoba. Dan mobilnya terpaksa dipasang GPS Tracker demi kelancaran penyidikan.

Ternyata kasus ini melebar. Dan memaksa Mahkamah Agung memutuskan untuk mematikan paksa ribuan GPS Tracker melalui tangan FBI.

Menurut Andrew Weissmann, 3.000 GPS Tracker telah dimatikan. Dan FBI sekarang sedang mengambangkan pedoman baru dalam penggunaan perangkat lokasi tersebut.

“FBI sekarang bekerja untuk mengembangkan pedoman baru untuk penggunaan perangkat GPS. Badan ini juga bekerja pada pedoman untuk menutupi implikasi yang lebih luas dari keputusan pengadilan selain perangkat GPS,” papar Menurut Andrew Weissmann.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda