Scroll to Top

El Clasico Kunci Barcelona Mengejar Angka Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 28 Feb 2012

10 angka adalah rentang yang sangat sulit dikejar. Real Madrid harus tiga kali terjengkang dan sekali seri dalam 14 pertandingan sisa; sementara Barcelona mesti memenangi semua laga. Saat ini, pengejaran 10 angka adalah misi paling mustahil. Namun, Real Madrid harus berhati-hati. Jadwal yang tidak bersahabat siap mengintai Los Blancos.

El Clasico

Bukan tidak mungkin, El Clasico kembali menjadi momentum Barcelona mengejar ketertinggalan.

Sebutkan tim-tim elite di Liga Spanyol yang berpeluang mengganjal kedua tim: Atletico Madrid, Athletic Bilbao, dan Valencia.

Real Madrid baru menyelesaikan putaran pertama menghadapi ketiga klub di atas. Valencia dipaksa menyerah 2-3 di Mestalla. Atletico Madrid dibekap 4-1 dalam laga ketika 2 pemain Rojiblancos –termasuk kiper Thibaut Courtois— diperintah meninggalkan lapangan. Terakhir, Bilbao dibekap 4-1. Namun, dua dari tiga laga itu terjadi di kandang.

Asumsinya, pada putaran kedua ini, Real Madrid kesulitan menghadapi ketiga tim ini.

Peluang pertama Real Madrid terpeleset datang dari Valencia. Klub ini akan datang ke Santiago Bernabeu pada pekan 31. Pada saat beramaan, Barcelona cuma melawat ke kandang Real Zaragoza dan berpeluang menyabet tiga angka. Andai Real Madrid seri, maka jarak akan menipis 1 angka —dengan asumsi kedua tim memenangi semua pertandingan di pekan lain—.

Berikutnya, setelah bertemu dengan Valencia, Real Madrid akan berjumpa dengan Atletico di Vicente Calderon (pekan 32). Prediksi terburuk, Los Blancos tumbang di sini.

Andai Barcelona pada pekan yang sama mampu menang, yaitu menghadapi Getafe; jarak akan dipangkas menjadi 6 saja.

Berikutnya, laga penting lain adalah El Clasico. Mengingat sejarah di era Pep Guardiola memihak Barcelona, selisih angka bisa berkurang menjadi 3.

Titik krusial akan terjadi di pekan 36 (semestinya pekan 20). Real Madrid akan bertemu Bilbao di San Mames, sementara Barcelona menjamu Malaga. Asumsi terburuk, Real Madrid kalah dan Barcelona menang sehingga nilai mereka sama. Barcelona berpeluang unggul head to head dan selisih gol.

Namun, baik Barcelona maupun Real Madrid harus berhati-hati dengan tim-tim kecil. Musim lalu, 3 dari 4 kekalahan Los Blancos terjadi dari Sporting Gijon, Osasuna, dan Real Zaragoza. Sementara, Barcelona pun demikian. Dalam dua tahun terakhir, mereka terseok oleh tim kecil seperti Hercules, Real Sociedad (yang dahulu merupakan tim elite), Getafe, dan Osasuna.

Maka, gambaran pertemuan Real Madrid dengan tiga klub elite ini hanyalah gambaran di atas kertas. Bukan tidak mungkin, Los Blancos lolos dari hadangan mereka dan mulus meraih gelar juara. Namun, bukan tak mungkin pula tim-tim kecil datang menghantui salah satu dari Real Madrid atau Barcelona di pekan-pekan terakhir; sesuatu yang bisa menentukan segalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda