Scroll to Top

5 Klub Terproduktif di IPL

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 29 Feb 2012

Indonesian Premier League (IPL), kompetisi yang berada di bawah naungan PSSI, menawarkan berbagai kejutan. Klub-klub bernama besar, bisa ditaklukkan di kandang sendiri. Tengoklah bagaimana Persebaya 1927 disikat oleh muka baru, Persiba Bantul. Lihat pula bagaimana Arema IPL, tuan rumah yang sudah unggul 2-0, bisa dibalas 2 gol di menit-menit terakhir oleh Persijap, klub yang hingga saat ini berkutat di papan bawah klasemen.

Samsul Arif

Sebuah kejutan pula jika kita melihat lima klub terproduktif di IPL. Memang, klub seperti Semen Padang dan PSM Makassar yang notabene merupakan klub tua dan mapan, masuk dalam daftar ini. Namun, lihatlah dominasi pemain Indonesia dalam mencetak gol di lima klub tersebut: mereka benar-benar menjadi andalan klub.

1. Semen Padang (15 gol)

Kehebatan Semen Padang musim lalu, yang sempat meraih posisi runner-up ISL musim 2010/2011, berlanjut musim ini. Kabau Sirah sukses mengemas 15 gol, yang tertinggi di antara peserta IPL lainnya. Sejumlah gol ini dibuat dalam 9 pertandingan. Rata-rata, pemain asuhan Nil Maizar mengemas 1,67 gol setiap pertandingan.

Pemain lokal Semen Padang lebih produktif daripada pemain asing mereka. Sudah 8 gol yang dicetak pemain Indonesia; 4 dari Ferdinand Sinaga, 3 Vendry Mofu dan 1 dari Dedi Hartono. Perbandingan dengan pemain asing adalah 53:47.

2. Persema Malang (13 gol)

Persema Malang adalah satu-satunya tim yang belum pernah kehilangan angka di laga kandang IPL. Rekor gol kandang mereka juga sangat baik, 8 gol dalam 3 pertandingan. Total, sudah 13 gol yang mereka sarangkan dalam 8 pertandingan, dengan rerata 1,63 gol per laga.

Berbeda dengan Semen Padang, pemain asing lebih produktif di Persema. Mereka sudah mengemas 7 gol. Jika dibuat perbandingan dengan pemain lokal, 54:46. Pemain Indonesia tersubur adalah Irfan Bachdim yang mencetak 3 gol.

3. Persibo Bojonegoro (13 gol)
Sang pemuncak klasemen ada di peringkat ketiga dalam urusan mencetak gol. Mereka sama-sama mengoleksi 13 gol dengan Persema. Hanya, Persibo memainkan satu laga lebih banyak. Rata-rata Laskar Angling Darma mencetak 1,44 gol per pertandingan.

Persibo benar-benar mengandalkan para pemain lokal mereka untuk mencetak gol. Sudah 12 gol yang disumbangkan pemain Indonesia untuk Persibo. Iskandar menjadi yang tersubur meski posisinya adalah gelandang serang dengan 6 gol. Sementara, sang pangeran Bojonegoro, Samsul Arif sudah mengemas 4 gol.

Jika dibandingkan dengan pemain asing di Persibo, torehan pemain lokal mencapai perbandingan 92:8; sesuatu yang bahkan tidak bisa dicapai oleh klub-klub Papua di ISL (yang lebih banyak mengandalkan pemain lokal dibandingkan klub-klub lain di ISL). Perbandingan yang cukup wajar karena Jairon, penyerang asing Persibo, kurang maksimal.

4. Persija Jakarta (13 gol)

Banyak mencetak gol, tapi lebih banyak kebobolan. Demikian nasib Persija IPL. 13 gol yang mereka sarangkan dibalas dengan 14 kali kebobolan. Namun, Persija layak berbangga karena mereka toh tetap termasuk klub tersubur.

13 gol ini dibuat dalam 9 pertandingan. Reratanya sama dengan Persibo: 1,44 gol/ laga.

Pemain lokal juga sedikit berjaya di Persija. 7 gol dikemas oleh mereka, berbanding 6 dengan pemain asing (54:46). Pemain Indonesia tersubur adalah Sansan Fauzi Husaeni.

5. PSM Makassar (12 gol)

Klub yang berpotensi tampil luar biasa musim ini. Meski banyak bermain seri (4 kali), PSM sukses menabung 12 gol dalam 8 pertandingan. Rata-ratanya 1,5 gol setiap pertandingan.

Pemain lokal di PSM juga lebih bertaji. Total ada 8 gol yang mereka lesakkan, berbanding 4 dengan pemain asing (67:33). Pemain lokal tersubur adalah M. Rahmat dengan 5 gol.

Cukup menarik jika kita melihat bahwa 4 dari 5 klub tersubur di IPL menggantungkan produktivitas gol dari pemain lokal —sesuatu yang sebenarnya dirindukan oleh semua pencinta sepakbola Indonesia—. Setidaknya, para pemain ini menjadi tuan rumah di liga sepakbola negara mereka sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda