Scroll to Top

Hati-Hati Berbagi Perasaan di Jejaring Sosial

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 29 Feb 2012

update status

Jejaring sosial sudah menjadi gaya hidup banyak kalangan saat ini. Penggunanya tidak segan lagi berbagi kisah hidupnya menggunakan status dari akun mereka. Rasa gembira, sedih, jengkel, dan luapan emosi lainnya ditumpahkan dalam bentuk kalimat pendek. Banyak pembaca status itu yang akhirnya menjadi simpati dengan memebrikan komentar.

Ada sisi positif dan negatif menceritakan hal pribadi di ruang publik. Kalau Anda artis, sudah pasti hal ini akan mengundang berbagai tanggapan dari penggemar dan juga wartawan. Status tersebut bisa menjadi langkah mendongkrak popularitas sekaligus bumerang yang akan menjatuhkan ketenaran. Telinga tajam pers infotainmen siap mengenduskan gosip tentang Anda dari bekal sebuah status jejaring sosial.

Sama halnya jika Anda orang biasa yang kerap meluapkan emosi lewat status jejaring sosial. Satu sisi, teman-teman Anda akan mempedulikan sepenggal kisah perjalanan hidup Anda itu. Namun, tanpa disadari, bisa saja status ini menjadi awal terkuaknya aib hidup Anda. Barangkali Anda tidak terlalu menghiraukan. Tapi, teman-teman yang turut membacanya, akan mempergunjingkan cerita hidup Anda tanpa Anda sadari.

Oleh karena itu, pilih dan pilah kata-kata dan tema yang hendak Anda bagikan pada publik. Kalau masih sebatas hal yang masih bisa ditoleransi, itu wajar. Namun kalau sudah menyinggung kejelekan Anda, keluarga, atau orang lain yang bersifat pribadi sebaiknya hindari. Karena, bisa jadi Anda bakal membuka aib pribadi sekaligus orang lain yang Anda sebutkan pada isi status.

Menurut SS Dhapola, psikiater di India, berbagi emosi di jejaring ada manfaatnya bagi orang yang cenderung introvert. Orang yang punya karakter demikian biasanya punya masalah kesulitan berbagi perasaan yang dialaminya. Dia lebih suka memendam perasaan.

“Sentimen mengekspresikan emosi melalui pesan status dapat sangat bermanfaat, khususnya untuk orang introvert, yang tidak mampu menyampaikan perasaan mereka kepada orang dekat dan disayang,”kata Dhapola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda