Scroll to Top

Gelandang Barcelona Mencetak 39 Gol: Tersubur Era Josep Guardiola

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 06 Mar 2012

Nomor sembilan palsu. Demikian terobosan termutakhir dalam dunia sepakbola yang ditemukan oleh Josep Guardiola. Seorang penyerang (yang identik dengan nomor punggung 9) dengan naluri mencetak gol tinggi tidak ditempatkan sebagai target man. Ia bermain sedikit melebar atau kadang menjadi tipuan bagi bek lawan.

Barcelona

Alhasil, pemain yang berada di belakang penyerang utama, mendapatkan kesempatan peluang mencetak gol yang tinggi. Lionel Messi yang memang memiliki tendangan dengan akurasi luar biasa pun melesat sebagai top skorer klub.

Musim ini, Lionel Messi memang masih menjadi senjata andalan Barcelona di lini depan. Torehan 43 gol dalam 41 pertandingan adalah bukti kesahihan Messi sebagai kunci gol Blaugrana.

Namun, ada yang sedikit berbeda musim ini. Yaitu, di samping produktivitas gol Messi yang terus melonjak, agresivitas lini kedua Barcelona pun tak kalah melesat. Sudah 39 gol dijaringkan oleh para gelandang Pep Guardiola; meski musim belum berakhir.

Puncaknya, dalam laga Liga Spanyol dua hari lalu. Barcelona menyikat Sporting Gijon dengan tiga gol dari para gelandang. Andres Iniesta, Seydou Keita, dan Xavi Hernandez menjadi penyelamat El Barca yang bermain dengan 10 orang sejak menit 46.

Prestasi 39 gol yang dibuat para gelandang ini, jauh lebih meningkat daripada tiga musim terakhir.

Pada musim 2008/2009, musim pertama Pep Guardiola menangani Barcelona, 27 gol dibukukan oleh para gelandang. Xavi Hernandez menjadi top skorer lini kedua dengan 10 gol.

Musim berikutnya, angka menurun dengan hanya 17 koleksi gol dari lini kedua. Xavi menjadi penyumbang gol terbanyak dari posisi gelandang dengan 7 gol.

Musim 2010/2011, jumlah gol yang dicetak para gelandang melesat ke angka 24. Gelandang tersubur adalah Andres Iniesta dengan 9 gol.

Musim ini, dengan 39 gol tercipta sebelum kompetisi berakhir, gelandang tersubur adalah Cesc Fabregas dengan 15 gol. Hal ini tidak terlepas dari peran Pep untuk menarik Fabregas untuk mengisi posisi penyerang dalam formasi 4-3-3.

Peringkat kedua, adalah Xavi Hernandez. Sang pengatur serangan sudah mengoleksi 12 gol —rekor terproduktifnya sepanjang karier–. Selanjutnya, berturut-turut adalah Andres Iniesta dengan 5 gol, Thiago Alcantara dengan 3 gol, dan Seydou Keita dengan 2 gol. Tak kalah penting, Sergi Roberto yang statusnya masih menjadi pemain Barcelona B, sudah mengemas 2 gol.

39 gol yang dibukukan para gelandang ini merupakan kontribusi maksimal. Tercatat, persentase lini tengah Barcelona dalam menyumbang gol mencapai 28,89% dari total gol Barcelona yang mencapai angka 135 gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda