Scroll to Top

PSSI Tuding SBY Tidak Memahami Persoalan

By Aditya / Published on Wednesday, 07 Mar 2012

SBY PSSI

Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, tampaknya sudah mulai resah dengan kisruh yang melanda persepakbolaan nasional. Orang nomor satu di Indonesia itu pun mengeluarkan himbauan kepada pengurus PSSI agar segera mengakhiri keributan demi kondisi sepakbola Indonesia yang lebih baik.

Akan tetapi, PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin tampaknya punya pendirian sendiri. Alih-alih mematuhi, atau sekadar mendengarkan, himbuan sang presiden, PSSI justru dengan berani menyebut SBY tidak memahami persoalan yang terjadi saat ini.

Menurut seorang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Bob Hippy, PSSI tidak seperti yang ditudingkan Presiden SBY. PSSI tidak salah. Menurutnya, seharusnya SBY memberikan teguran kepada pihak-pihak yang berseberangan dengan PSSI.

”Kesalahan bukan dari PSSI. Sejak awal, PSSI terus fokus menjalankan programnya. Mulai dari pembinaan usia dini hingga memperbaiki mutu kompetisi,” elak Bob Hippy seperti dikutip dari BolaNet, Rabu (7/3).

”Jika Presiden SBY berpendapat demikian, justru mencerminkan tidak memahami persoalan yang terjadi!” tukasnya melanjutkan.

PSSI tetap berpegang teguh dengan pendirian bahwa hanya FIFA dan AFC yang berhak mengatur mereka. Dengan kata lain, PSSI hanya mau tunduk pada aturan FIFA dan AFC. Jika PSSI memang bersalah, tentunya FIFA dan AFC yang akan memberikan hukuman untuk PSSI.

”Buktinya, PSSI masih sah diakui sebagai anggota resmi FIFA dan AFC. Begitu pula, misalnya Indonesia yang diakui oleh PBB. Kalau PSSI yang bersalah, tidak perlu Presiden yang meminta kami untuk memperbaiki diri. Tentunya, FIFA dan AFC sudah memberikan peringatan bahkan menjatuhkan hukuman (untul PSSI)!” sergah Bob Hippy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda