Scroll to Top

Lima Klub Paling Banyak Kebobolan di ISL

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 07 Mar 2012

Hari ini, Persidafon sukses menghancurkan PSMS 4-1 . Berkat kemenangan ini, klub tanah Papua sukses melonjak ke peringkat 10 di klasemen sementara ISL. Namun, Eduard Ivakdalam dkk. harus membenahi diri. Mereka tercatat sebagai klub paling banyak terbobol di ISL! Klub mana saja yang tercatat sebagai klub paling sering dihujani gol oleh lawan-lawan mereka? Berikut ini daftarnya.

Persidafon

5. Pelita Jaya (25 gol)

Dana tak terbatas yang dimiliki klub ini tak membuat Pelita Jaya mampu bergerak di ISL musim ini. Mereka cuma duduk di peringkat 14 dengan poin 14 dari 13 pertandingan. Sebenarnya, rekor mencetak gol Safee Sali dkk. lumayan baik. Mereka sudah mengemas 23 gol.

Namun, lini belakang yang digalang oleh Victor Igbonefo menyisakan kerapuhan mendalam. Pelita Jaya sudah terbobol 25 gol sejauh ini. Artinya, setiap pertandingan, minimal 1,92 gol masuk ke gawang mereka. Terakhir kali, The Young Guns disikat Persiwa. Ada 4 gol yang bersarang ke gawang I Made Wardhana dalam laga tersebut.

4. Gresik United/Persegres (27 gol)

Sempat mencuat di awal kompetisi dengan seorang Gaston Castano, Persegres sekarang berkutat di papan bawah. Cuma mencatat 5 kemenangan dari 14 laga, membuat mereka tepat berada di atas Pelita, peringkat 13. Yang cukup mencolok adalah raihan gol Persegres dan jumlah kebobolan mereka. Dari 14 penampilan, mereka sudah terbobol 27 kali dan baru mencetak 19 gol. Rata-rata kemasukan Persegres sangat buruk, mencapai 1,93 gol perlaga.

3. Persiba Balikpapan (28 gol)

Memiliki salah satu lini depan paling mengerikan di ISL dengan Aldo Baretto-Shohei Matsunaga-Kenji Adachihara, tak membuat Persiba Balikpapan merangsek ke papan atas. Bahkan, Beruang Madu terjerembab di papan tengah. Mereka cuma satu poin di atas Persegres.

Meski barisan penyerang mampu mengemas 23 gol, lini belakang Persiba sangat rentan. Baru 13 pertandingan, gawang mereka sudah kemasukan 28 gol. Rata-rata kebobolan mencapai angka 2,15 gol per pertandingan!

2. Persiram Raja Ampat (31 gol)

Klub yang cuma memiliki waktu sangat singkat untuk berkiprah di ISL ini duduk di posisi juru kunci. Wajar mengingat komposisi pemain yang belum mencapai standard level tertinggi ISL. Persiram yang menjadi klub pengelana, cuma mencetak 2 kemenangan dalam 13 pertandingan. Yang lebih menyesakkan adalah catatan kebobolan mereka yang mencapai angka 31 gol. Rata-ratanya 2,38 gol per pertandingan.

1. Persidafon (37 gol)

Memiliki penyerang masa depan seperti Patrick Wanggai yang sudah mencetak 9 gol, tidak membuat Persidafon menyusul Persipura dan Persiwa yang berkutat di papan atas klasemen. Lini belakang yang buruk menjadi kendala bagi klub yang berkostum mirip Juventus. Baru tampil 15 pertandingan, sudah 37 gol yang dibukukan ke gawang mereka. Artinya, dalam setiap pertandingan ada sekitar 2,47 gol yang diderita Persidafon.

Laga tandang menjadi trauma tersendiri bagi Eduard Ivakdalam dkk. Mereka tercatat dilumat Persipura 5-2, Persiwa 3-0, PSPS 4-1, dan tentunya Sriwijaya FC 5-0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda