Scroll to Top

Perang Antar Operator Telekomunikasi Indonesia

By joe_fabloerz / Published on Wednesday, 11 May 2011

Telkomsel Indosat XLDewasa ini, perang antar operator tidak dapat dielakkan lagi. Operator telepon genggam pun berlomba-lomba menjadi operator yang paling diminati oleh masyarakat.

Persaingan ketat tersebut memicu promosi yang tidak sehat. Tidak hanya bersaing kualitas dan harga, baik operator GSM maupun CDMA tidak segan-segan untuk mengiklankan produknya seraya menjatuhkan produk lain.

Operator telepon genggam yang memiliki warna dominan Biru, Kuning, dan Merah ini telah menimbulkan anggapan di kalangan masyarakat bahwa terjadi persaingan yang tidak sehat di kalangan operator telepon genggam di tanah air. Ketiga raksasa operator GSM ini menimbulkan perang advertising. “Kapok dibohongi sama anak kecil”, merupakan contoh dari persaingan yang tidak sehat.
Logo Esia
Ternyata baru-baru ini, produk CDMA memulai meramaikan perang ini dengan iklannya yang tidak sehat, yaitu menarik tali tambang dengan orang berbaju merah, kuning, biru yang bisa menyimbolkan 3 besar operator telekomunikasi di Indonesia. Akankah perang ini terus berlanjut? Kami hanya minta kualitas layanan yang bagus, harga nomor dua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda