Scroll to Top

Sudjiwo Tedjo: Jakarta Tak Butuh Hantu Monas!

By Ibnu Azis / Published on Sunday, 11 Mar 2012

Sujiwo Tejo

Ide menggantung Anas Urbaningrum di Monas mendapat reaksi riuh di media sosial. Tweeps menngomentari niat ketua umum partai pemenang umum pemilu ini jika terbukti bersalah.

Banyak reaksi yang muncul di linimasa. Tak terkecuali Sudjiwo Tedjo, seorang budayawan yang kerap dimintai pendapat di acara tertentu. Sebut saja Indonesian Lawyers Club.

Menurutnya, niat Anas Urbaningrum untuk menggantung diri di Monas diurungkan saja. Sebab Jakarta tak butuh hantu Monas. Di ibukota telah banyak hantu-hantu berkeliaran.

[blackbirdpie url=”http://twitter.com/#!/sudjiwotedjo/status/178349300168933376″]

Menurutnya Monas tak cocok jika dijadikan tiang gantungan. Sebab hanya memiliki tiang satu. Lebih cocok jika ingin mengantung Anas Urbaningrum di Monumen Selamat Datang Bundaran HI.

[blackbirdpie url=”http://twitter.com/#!/sudjiwotedjo/status/178081082154024960″]

Lewat @sudjiwotedjo, Sudjiwo Tedjo sedikit menyindir press yang kerap menelan mentah-mentah ucapan Anas Urbaningrum lewat akun Twitter-nya, @anasurbaningrum.

[blackbirdpie url=”http://twitter.com/#!/sudjiwotedjo/status/178084760613175297″]

Sudjiwo Tedjo kerap bercanda dalam setiap kesempatan. Tak lupa ia mengeluarkan joke terkait Anas Urbaningrum.

[blackbirdpie url=”http://twitter.com/#!/sudjiwotedjo/status/178457151923167233″]

Nama Anas Urbaningrum menjadi buah birir setelah dirinya kerap disebut dalam kasus yang menimpa Nazaruddin dan Angelina Sondakh.

Berkali-kali ia menampik di media atas keterlibatannya. Dan pungkasnya, ia tumpahkan di Twitter. Ia berani digantung di Monas jika terbukti bersalah menelan uang negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda