Scroll to Top

PSSI Bekukan Pengprov PSSI Maluku Utara

By Aditya / Published on Monday, 12 Mar 2012

PSSI Logo

Tangan besi PSSI di bawah komando Djohar Arifin Husin kembali memakan korban. Setelah sebelumnya membekukan 9 Pengurus Provinsi (Pengprov) di daerah, induk organisasi sepakbola seluruh Indonesia itu memutuskan pemberlakukan sanksi pembekuan lagi. Adalah Pengprov PSSI Maluku Utara yang terkena azab beku dari PSSI kali ini karena dianggap telah mendukung KPSI dan KLB.

”Pelanggaran statuta PSSI yang dilakukan pengurus Pengprov PSSI Malut (Maluku Utara) di antaranya mendukung organisasi lain yang tak diakui PSSI,” tuka Adam Marsaoly, caretaker Pengprov PSSI Maluku Utara.

Oleh PSSI, Adam Marsaoly memang ditunjuk sebagai caretaker untuk mengurusi Pengprov PSSI Maluku Utara pasca pengurus lamanya dibekukan. PSSI memberi wewenang kepada Adam Marsaoly untuk menjalankan tugas-tugas PSSI serta menyiapkan Musdalub Pengprov PSSI Maluku Utara, selambat-lambatnya tanggal 26 Juli 2012.

Dengan demikian, Adam Marsaoly akan bertindak selayaknya Ketua Pengurus Provinsi PSSI di Maluku Utara dan menjalankan tugas sesuai yang diamanatkan oleh pengurus pusat PSSI yang dikomandoi oleh Djohar Arifin Husin.

Pembekuan Pengprov PSSI Maluku Utara merupakan dampak dari adanya dua kubu yang saling berebut pengaruh di persepakbolaan Indonesia. Sebelumnya, PSSI juga telah membekukan sejumlah Pengprov PSSI di daerah lainnya, termasuk Pengprov PSSI Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Bengkulu.

Selain itu, PSSI melalui Deputi Sekretaris Jenderal Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar, juga sempat melontarkan wacana akan menghapus hak suara pengurus provinsi dalam Kongres PSSI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda