Scroll to Top

Kanker Paru Tidak Hentikan Penderitanya dari Merokok

By Ilham Choirul / Published on Monday, 12 Mar 2012

wanita merokok

Ngeyel. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan pasien kanker paru dan kolorektal menurut hasil penelitian Massachusetts General Hospital / Harvard Medical School di Boston. Meski mereka menderita kanker ganas, ternyata masih nekat untuk terus melanjutkan aktivitas merokoknya tanpa takut sakitnya tambah parah.

Penelitian yang diketuai Elyse R. Park, PhD, MPH tersebut memeriksa 5.338 pasien dengan keluhan kanker paru dan kolorektal. Ada 39 persen pasien kanker paru dan 14 pasien kanker kolorektal yang awalnya merokok. Setelah lima bulan berjalan, sebagian mereka diketahui tetap melanjutkan aktivitas merokoknya. Ada 14 persen pasien kanker paru dan 9 persen pasien kanker kolorektal yang setia merokok.

Jika pasien tetap merokok, maka akan ada hambatan dalam pengobatan. Menurut peneliti, fokus pada pasien kanker paru adalah pengobatan. Namun, merokok bisa membuat respon pasien terhadap pengobatan ikut negatif. Pasien menjadi kurang optimal dalam pengobatan.

Penelitian yang dimuat jurnal American Cancer Society tersebut memaparkan beberapa kondisi pasien yang tetap terus merokok. Pada pasien kanker paru, umumnya punya asuransi kesehatan, indeks massa tubuhnya lebih rendah, jarang punya dukungan emosional, belum mengalami kemoterapi, belum pernah operasi, pernah menderita penyakit jantung sebelumnya, dan merokok per hari dalam jumlah banyak.

Sementara itu, pasien kanker kolorektal yang terus merokok cenderung pria, punya tingkat pendidikan rendah, belum ikut asuransi, belum pernah menjalani operasi, dan merokok dalam jumlah besar per hari.

“Temuan ini dapat membantu dokter mengidentifikasi pasien kanker yang berisiko untuk merokok dan panduan pengembangan pengobatan konseling untuk (menghindari) tembakau bagi pasien kanker,” kata Dr Park, dikutip Science Daily.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda