Scroll to Top

Persibo Juara Paruh Musim Liga Prima Indonesia?

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 13 Mar 2012

Partai final Divisi Utama Musim 2009/2010: Persibo Bojonegoro mesti menghadapi Deltras Sidoarjo. Di bawah kepemimpinan wasit yang menguntungkan pihak lawan, Laskar Angling Dharma sukses menjuarai Divisi Utama dalam drama adu penalti dengan skor 3-1. Hasil ini sukses membawa tim kota Bojonegoro menapaki sejarah baru: masuk Liga Super Indonesia. Di titik inilah Persibo seolah siap menahbiskan diri sebagai calon kekuatan baru di sepakbola Indonesia.

Persibo

Sempat hijrah ke Liga Primer Indonesia musim 2010/2011, Persibo kembali bergabung dalam format kompetisi baru, Indonesian Premier League atau Liga Prima Indonesia 2011/2012.

Awalnya, mereka tidak diperhitungkan untuk masuk dua besar. Nama besar seperti Arema, Semen Padang atau Persebaya 1927 lebih diunggulkan. Apalagi musim lalu, Persibo cuma menduduki peringkat delapan Liga Primer Indonesia. Jauh di bawah Persebaya, Persema, dan PSM Makassar yang berturut-turut menduduki peringkat satu hingga tiga.

Namun, yang terjadi pada musim ini sungguh luar biasa. Berbekal skuad yang kebanyakan diisi pemain lokal, Persibo terus menunjukkan kekuatan mereka sebagai pemangsa klub raksasa. Semen Padang ditahan 0-0 di laga tandang. Persebaya 1927 dan Persema dibekuk dengan skor kembar 1-0.

Lawan-lawan yang melawat ke Stadion Letjen H Soedirman hampir semuanya dibuat bertekuk lutut. Cuma PSM Makassar satu-satunya tim yang mampu memetik satu angka sebagai tim tamu. Ketika itu, pasukan muda Tim Ayam Jantan bermain imbang 1-1 dengan Persibo.

Berkat catatan impresif ini, Persibo sementara bertengger di puncak klasemen IPL. Mereka mengantongi nilai 20 dari 11 pertandingan. Enam kali menang, dua kali seri, dan tiga kali kalah menjadi catatan terbaik di antara deretan klub di Indonesian Premier League.

Dengan keadaan ini, Persibo berpeluang besar untuk mendapat label juara paruh musim. Satu-satunya klub yang berpeluang posisi mereka saat ini hanyalah Semen Padang. Klub asuhan Nil Maizar sementara ini baru bermain 10 kali dan menuai 17 poin. Asalkan mereka mampu menekuk PSMS Medan di laga terakhir putaran pertama, nilai Semen Padang dan Persibo akan sejajar, sama-sama 20 poin.

Namun, Semen Padang akan lebih unggul dalam urusan selisih gol. Mengingat, saat ini saja Persibo cuma memiliki selisih +6 (memasukkan 14 gol dan terbobol 8). Sementara itu, Semen Padang memiliki surplus +8 (memasukkan 16 gol dan kemasukan 8 kali).

Namun, ujian Semen Padang merebut tiga angka cukup berat. Pasalnya, PSMS akan menjamu mereka di Teladan. Ayam Kinantan yang saat ini terpuruk di peringkat terakhir dengan 5 poin tentu ingin menipiskan jarak dengan sang rival terdekat, Arema Indonesia dan Bontang FC.

Maka, andai Semen Padang cuma menuai satu angka saja dalam Derby Sumatera, Persibolah yang akan menyandang gelar juara tengah musim dengan selisih 2 poin dari rival-rival terdekat mereka.

Perjalanan Persibo Hingga Pertengahan Musim Liga Prima Indonesia 2011/2012

  • Semen Padang vs Persibo 0-0
  • Persibo vs Persiraja 2-0
  • Arema vs Persibo 2-0
  • Persibo vs Persijap 5-0
  • Persibo vs Persiba 3-2
  • Bontang FC vs Persibo 2-0
  • Persibo vs PSMS 1-0
  • Persibo vs Persija 1-0
  • Persibo vs PSM 1-1
  • Persema vs Persibo 1-0
  • Persibo vs Persebaya 1-0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda