Scroll to Top

Target Juara Roberto Mancini

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 04 Jul 2011

roberto manciniMusim lalu, Roberto Mancini sukses membawa Manchester City menjuarai Piala FA setelah membekuk Stoke City di partai final. Prestasi ini sekaligus mengakhiri era tanpa gelar yang dialami The Citizens selama hampir 35 tahun.

 

Mengincar Premier League

Namun, mengingat Manchester City dibentuk dari sekumpulan pemain bintang dengan harga selangit, tentu capaian musim kemarin mesti ditingkatkan pada musim 2011/2012. Kalau perlu, The Citizens mampu merebut gelar Premier League dari pesaing seperti Manchester United atau Chelsea.

Musim lalu, sebenarnya The Citizens tampil apik di Premier League. Mereka hanya kalah selisih gol dari Chelsea yang berada di peringkat kedua. Kalau Manchester City bisa tampil lebih konsisten, menjuarai liga jelas bukan hal mustahil.

 

Uang Bukan Masalah

Kelebihan lain dari The Citizens adalah sumber uang yang melimpah. Dengan pemilik Syeikh Mansour, pemain semahal apa pun, asal bersedia main untuk skuad Roberto Mancini, bisa didatangkan.
Dalam bursa transfer kali ini, Mancini menargetkan untuk mendapatkan bek Stefan Savic. Ia juga diisukan tengah menjajaki kemungkinan mendaratkan Marek Hamsik, Edinson Cavani, atau Ezequiel Lavezzi ke Eastland.

Stok uang akan bertambah jika Manchester City cuci gudang. Pemain seperti Emanuel Adebayor, Shaun Wright-Phillips, Jerome Boateng, Roque Santa Cruz, Aleksandar Kolarov, dan Shay Given siap dilepas dengan harga pantas. Salah satu dari mereka pergi, tentu City tinggal menggantinya dengan pemain berkualitas tinggi yang harganya setara.

 

Bukan Tim Penggembira

Satu hal lagi yang mesti diperhatikan Mancini adalah faktor Liga Champions. Ya, musim depan The Citizens akan berlaga di turnamen klub-klub terbaik di Eropa tersebut.

Mancini sejak jauh-jauh hari tidak ingin timnya hanya menjadi tim penggembira atau tim tamu yang begitu cepat gugur di babak 32 besar. Syaratnya, tentu Mancini mesti memiliki setidaknya 22 pemain yang setara kualitasnya. Dengan demikian, meski sistem rotasi diterapkan, mereka tidak lagi keteteran atau tampil melempem menghadapi jadwal tiga hari sekali mesti bertanding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda