Scroll to Top

Bonekmania Tuntut Kapolres Lamongan Mundur

By Aditya / Published on Wednesday, 14 Mar 2012

Bonekmania

Insiden tewasnya 5 anggota Bonekmania di Lamongan saat perjalanan dari Surabaya menuju Bojonegoro untuk menyaksikan laga IPL antara Persebaya 1927 melawan tuan rumah Persibo masih menyisakan masalah. Ratusan Bonekmania pun menggelar aksi damai dan menuntut Kapolres Lamongan mundur dari jabatannya.

Siang ini, Rabu (14/3), lebih dari 100 orang anggota Bonekmania melakukan aksi demonstrasi sebagai wujud solidaritas terhadap rekan-rekan mereka yang tewas. Kelima anggota Bonekmania itu tewas karena jatuh dari atas kereta api ketika melintasi Lamongan dan terlibat insiden dengan warga setempat.

Aksi damai Bonekmania itu dilakukan di sepanjang Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Mereka meneriakkan seruan yang menuntut Kapolres Lamongan untuk mundur dari jabatannya karena dinilai lalai sehingga insiden berdarah itu bisa terjadi. Bonekmania pun mengeluhkan mengapa selama ini aparat keamanan selalu mendzalimi mereka.

“Bonek selalu didzalimi! Bonek selalu dicurangi aparat polisi!” demikian teriakan dari para aktivis Bonekmania dalam aksi damai tersebut.

Dalam aksinya, sejumlah Bonekmania mewarnai pakaiannya dengan cat hitam sambil memegang batu nisan sebagai simbol tewasnya anggota mereka dalam insiden berdarah tersebut. Sedangkan ratusan anggota Bonekmania lainnya yang mengenakan kaos hitam-hitam melakukan aksi tabur bunga di sepanjang jalan.

Sementara itu, pihak manajemen Persebaya 1927 bekerjasama dengan Pengurus Provinsi PSSI Jawa Timur bersepakat akan membentuk Tim Pencari Fakta untuk menyelediki secara tuntas penyebab dan kronologi insiden di Lamongan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda