Scroll to Top

Xavi Hernandez 13 Gol: Musim Tersubur Sepanjang Karier

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 19 Mar 2012

Xavi Hernandez mencetak gol lagi. Hari Minggu lalu, Andres Palop yang menjadi korbannya. Si nomor 6 sukses membuka skor untuk kemenangan Barcelona 0-2 atas Sevilla di Ramon Sanchez-Pijzuan.

Xavi-Hernandez

Musim ini memang spesial bagi Xavi. Kalau biasanya gol sang jenderal lapangan bisa dihitung dengan jari tiap musimnya, kali ini tidak. Koleksinya melesat ke angka 13; tersubur sepanjang karier Xavi bersama Barcelona.

Tidak ada pemain yang lebih subur darinya selain duo Lionel Messi dan Cesc Fabregas. Messiah mencetak 51 gol sejauh ini, sementara si anak hilang mengemas 15 gol.

Sebelum musim ini, koleksi gol terbanyak Xavi terjadi pada musim 2008/2009, musim pertama Barcelona ditangani Josep Guardiola. Ketika itu, Xavi mampu membobol gawang lawan 10 kali.

Kini, di musim 2011/2012, 9 gol dibukukan Xavi di Liga Spanyol. 2 gol di Copa del Rey. 1 di Liga Champions; dan satu lagi di final Piala Dunia Antar Klub akhir Desember 2011 lalu.

Menariknya, jika dilihat, sepanjang dilatih Josep Guardiola, produktivitas Xavi meroket drastis. Total ia mengemas 35 gol hanya dalam 4 musim bersama Pep atau sekitar 49,29% dari total seluruh golnya sepanjang karier.

Xavi sendiri memulai kariernya dengan luar biasa. Debutnya hadir pada 19 Agustus 1998 dalam laga Piala Super Spanyol. Menghadapi Real Mallorca di kandang lawan, Xavi mencetak gol di menit 16. Sayang, klub yang bermarkas di Iberostar Estadi mampu membukukan 2 gol balasan hingga Barcelona kalah. Mallorca sendiri menjadi pemenang Piala Super Spanyol dengan agregat 3-1.

Yang menarik, Xavi pada awalnya lebih ditarik sedikit ke belakang ketika pelatih Louis Van Gaal pertama kali mencobanya di klub Catalan; bahkan Van Gaal sempat ingin menjadikan Xavi sebagai penerus peran Josep Guardiola. Seiring perjalanan waktu, posisi Xavi dimajukan sejak musim 2007/2008. Perubahan posisi inilah yang menjadi kunci meningkatnya produktivitas sang jenderal.

Atas ketajamannya yang terus membantu Barcelona meraih angka demi angka, Mundo Deportivo memberi gelar baru bagi The Puppet Master, yaitu The Killer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda