Scroll to Top

Bocah Ini Bisa Meninggal jika Mencium Bau Makanan

By Ibnu Azis / Published on Monday, 26 Mar 2012

Bocah Ini Bisa Meninggal Jika Mencium Bau Makanan_5Bocah ini menderita penyakit yang sangat aneh dan langka. Ia sangat alergi terhadap makanan.

Dan bila mencium aromanya saja, nyawanya bisa melayang.

Yosua, bocah yang masih sembilan tahun asal New York, Amerika Serikat, menderita penyakit yang disebut dengan esofagitis eosinofilik.

Pizza, hot dog, burger, selai, kacang, di mata Yosua adalah sebuah mimpi buruk.

Ia bahkan dapat muntah dan diare serta pingsan jika mengendusnya.

Aromanya saja bisa membahayakan Yosua. Sang ayah bahkan harus memasak di teras untuk menghindari bau makanan masuk ke rumah.

“Ia tak bisa makan apa yang kami makan. Ini sulit dan pelik. Saya heran juga sedih. Kami semua di rumah mencoba untuk mengatasinya,” ujar ayah Yosua.

Lantas bagaimana Yosua mendapatkan tenaga untuk aktivitasnya sehari-hari? Ia mengomsumsi susu bayi.

Dan dokter memberinya resep susu formula yang dimasukkan melalui tabung ke perutnya. Ingat perut bukan mulut. Sehingga Yosua tak perlu mencium aromanya.

Simak wawancara orangtua Yousua di video Youtube berikut.

Yosua tidak beraktivitas normal. Ia tidak pergi ke sekolah. sang ibu lebih memilih home schooling. Sebab ia tak memiliki tenaga ke sekolah.

“Setiap pagi Yosua bangun pukul 06.45 dan ia terbangun akibat mendengar bus sekolah. Terkang ia menangis,” isak ibu Yosua.

Ibu Yosua melanjutkan, jika anaknya sangat menyesal tidak dapat berada di dalam bus. Ia sedih tak dapat bergabung dengan anak seusianya.

“Tiap hari ia hidup dan bernafas adalah sebuah keajaiban. Ia masih hidup hingga hari ini adalah sebuah mukjizat. Tidak ada satu menit yang kami lewati tanpa ketakutan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda