Scroll to Top

Pemain Sepakbola Dengan Nama Punggung Teraneh Sedunia

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 26 Mar 2012

Di Indonesia, mungkin kita terbiasa melihat nama punggung yang cukup unik. Misalnya, I Komang Putra, salah satu kiper legendaris di liga Indonesia, bernama punggung IKP. Demikian pula Ahmad Kurniawan yang memakai nama punggung AK. Ada pula Julio Lopez yang pernah memakai nama J-Lo. Inisial merekalah yang dibubuhkan dalam nama punggung.

Chicharito

Di luar negeri, nama punggung bisa sangat variatif. Kadang-kadang, saking variatifnya, kita harus berpikir ekstra keras untuk membaca nama punggung seorang pemain sepakbola.

Di Liga Inggris, ada yang unik. Nama punggung bisa diambil dari nama panggilan. Kita tentu tidak asing dengan Javier Hernandez. Pemain masa depan Meksiko ini memakai nama panggilannya “Chicharito” di atas nomor punggung 14-nya, bukan nama asli.

Demikian pula dengan Christian Benitez. Kita mungkin tidak familiar dengan penyerang Ekuador ini. Ia sempat bergabung dengan Birmingham City pada musim 2009/2010 dengan status pemain pinjaman. Sama seperti Chicharito, Christian Benitez lebih suka mencantumkan nama panggilannya, Chucho, dalam nama punggung.

Dua pesepakbola tersebut cukup wajar dalam memilih nama punggung. Setidaknya, tidak terlalu aneh-aneh. Namun, dua kasus ini akan membuat kita mengerutkan dahi.

Yang pertama, Julien Escude, bek tengah Sevilla asal Perancis. Pemain yang dibeli klub Andalusia sejak musim 2006/2007 ini memaksa orang untuk berpikir ekstra keras ketika membaca nama punggungnya. Ya, Escude tidak mencantumkan nama aslinya, melainkan kata sandi SQD (eS-Qyu-D) yang merupakan cara melafalkan nama bek gaek ini.

Julien Escude

Henok Goitom

Kalau kata SQD membuat kita garuk-garuk kepala, nasih ada tantangan lagi dari nama punggung berikutnya. Adalah Henok Goitom pelakunya, Pemain kelahiran 1984 ini bermain untuk Almeria. Mendapatkan nomor punggung 11, Goitom seolah begitu leluasa dalam memutuskan nama punggungnya.

Bukan dengan alfabet latin. Goitom menggunakan alfabet Tigrinya, yang merupakan alfabet khusus di wilayah Eritrea dan Ethiopia.

Goitom sendiri tampaknya ingin menunjukkan kebanggaan  terhadap tanah leluhurnya, Eritrea, meski pemain ini berkewarganegaraan Swedia dan memperkuat timnas Swedia U-21 beberapa tahun lalu.

Escude dan Goitom hanyalah dua dari sekian pemain yang sukses menghibur penonton. Bukan hanya dari permainan mereka, tetapi juga dari nama punggung yang mungkin teraneh sedunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda