Scroll to Top

Sembuh Dari Cedera, Dani Pedrosa Lebih Optimis Tatap Era 1000cc

By Rheza Fadhlillah / Published on Tuesday, 27 Mar 2012

Dani Pedrosa Repsol Honda

Sudah enam musim lamanya sejak Dani Pedrosa pertama kali naik ke kelas MotoGP dari kelas 250cc (Sekarang Moto2) di tahun 2006 dan membuat kejutan dengan menjadi kompetitior perebutan gelar juara dunia bersama  Valentino Rossi dan Nicky Hayden.

Saat itu ia dianggap sebagai salah satu pembalap yang memiliki potensi besar untuk menjadi juara dunia MotoGP. Akan tetapi, hingga saat ini anggapan tersebut belum terbukti.

Perubahan aturan mesin dari kapasitas 990cc ke 800cc, membuat Repsol Honda dan Pedrosa sulit bersaing dengan Yamaha dan Ducati yang pada era tersebut tampil lebih dominan. Belum lagi berbagai cedera yang mendera Pedrosa membuat terkadang ia harus absen beberapa lomba dalam satu musim.

Hasil terbaik yang berhasil ia raih sejauh ini adalah posisi runner-up pada tahun 2007 dan tahun 2010. Kini Pedrosa kembali menatap era baru mesin 1000cc dengan harapan baru setelah ia merasa telah pulih sepenuhnya dari cedera yang ia alami sepanjang musim 2011.

“Sekarang saya jauh lebih baik dan merasa benar-benar baik”, ujar Pedrosa. “ini akan menjadi kejuaraan yang sangat keras  dan saya memiliki lawan-lawan yang tangguh.”

Stoner dan Lorenzo berada pada level yang baik, begitu pula dengan saya. Casey sangat cepat dan Jorge juga, mereka adalah lawan yang hebat. Saya sangat antusias.”

Pedrosa juga menatap positif era mesin 1000cc dan berharap ia mampu menjadi lebih cepat. Ia juga berharap terhindar dari kesialan yang pernah ia dapatkan di musim-musim sebelumnya.

“Saya rasa perubahan pada motor adalah positif. Dulu motor memiliki 800cc dan sekarang mereka 1000cc. Mereka lebih bertenaga, memiliki ban lebih keras, tetapi seharusnya bisa menjadi tontonan yang lebih menarik karena akan ada lebih banyak overtaking.”

“Saya sedikit lebih positif tahun ini dan ingin menjadi sedikit lebih cepat”, tambah Pedrosa. “Masalahnya setiap saat saya terjatuh saya mendapatkan hal buruk dan menderita cedera. Pembalap lain jatuh lebih keras dan tidak kehilangan satu balapan pun. Mari kita lihat apakah tahun ini tidak akan terjadi apa-apa.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda