Cristiano Ronaldo dan Ejekan “Messi-Messi” Ala Fans APOEL

Barangkali, bukan strategi pelatih APOEL, Ivan Jovanovic yang harus diwaspadai Cristiano Ronaldo. Bukan pula spirit klub Liga Siprus itu untuk memenangkan pertarungan melawan Real Madrid. Melainkan, suporter tuan rumah.

Real Madrid vs Real Sociedad 5-1

Ya, CR7 dituntut untuk lebih bijak malam hari ini. Bukan hanya masalah efektivitas di depan gawang lawan, tetapi juga terhadap ‘suara bising’ yang akan memenuhi telinganya sepanjang laga.

Anda masih ingat ketika Cristiano Ronaldo mengacungkan jari tengah kepada fans Bosnia? Hal ini terjadi saat Bosnia & Herzegovina menjamu timnas Portugal di babak play-off Euro 2012.

Ketika itu, fans Bosnia tidak hanya menyorotkan laser ke mata CR7. Tetapi juga, meneriakkan yel-yel “Messi, Messi!” yang memanaskan telinganya. Entah kebetulan atau tidak, perang mental yang dilakukan pendukung Bosnia kala itu sukses membuat negara bekas konflik ini menahan imbang 0-0 Portugal.

Usut punya usut, bukan fans Bosnia yang pertama kali menemukan yel-yel “Messi, Messi!”. Mereka hanya menjiplak yel-yel ini dari pendukung Siprus sebulan sebelumnya.

2 September 2011: kualifikasi Euro 2012 Grup H. Siprus menghadapi Portugal. Lebih dari 15000 penonton yang memadati GSP Stadium (yang juga menjadi kandang APOEL) menyaksikan negara mereka dibantai tim tamu dengan skor telak 0-4. Cristiano Ronaldo mencetak 2 gol dalam laga tersebut; salah satunya penalti di menit 35.

Cristiano Ronaldo

Namun, fans Siprus sukses menciptakan neraka bagi Cristiano Ronaldo. Sepanjang pertandingan, teriakan “Messi, Messi!” seperti ingin meruntuhkan stadion. Ketika CR7 menerima kartu kuning di menit 83, ejekan itu semakin nyata: bagai rentetan peluru yang memanaskan telinga Ronaldo.

Lebih dari setengah tahun berlalu sejak kejadian itu. CR7 kembali hadir ke GSP Stadium. Kini, misinya lebih sulit lagi. Mengantar Real Madrid menang sekaligus mencetak gol sebanyak-banyaknya.

Membuat Los Blancos meraih 3 angka jelas penting. Setidaknya, dengan kemenangan tandang, Real Madrid akan santai di leg kedua nanti.

Sementara, mencetak gol jelas menjadi tujuan utama Ronaldo. Bukan hanya demi Madrid, tapi juga “demi Lionel Messi”.

Di puncak daftar top skorer Liga Champions, berdirilah Lionel Messi dengan 12 gol. Ketika sang mesiah menyihir dunia, Ronaldo masih berkutat di angka 6 gol. Sebuah keadaan yang membuat harian Marca menyebut Messi bagai tengah mengangkangi CR7.

Keunggulan Lionel Messi dari Ronaldo dalam urusan mencetak gol inilah yang kemungkinan besar menjadi “bahan ejekan” fans APOEL saat klub kesayangan mereka menjamu Real Madrid esok hari. Teriakan “Messi, Messi” akan hadir kembali ke manapun kaki Ronaldo melangkah dini hari nanti. Mampukah Ronaldo mengubah ejekan menjadi pujian dengan rentetan gol? Atau kali ini ia tenggelam dalam yel-yel ala fans APOEL?

Komentar Anda

Leave A Response