Scroll to Top

Sebastian Vettel Mulai Kehilangan Ketenangan

By Rheza Fadhlillah / Published on Wednesday, 28 Mar 2012

Sebastian Vettel Frustated

Beberapa waktu lalu mungkin kita mengenal seorang Sebastian Vettel sebagai pribadi yang tenang, periang dan penuh canda seolah menikmati setiap tantangan yang hadir pada tiap seri yang ia jalani.

Siapa sangka pribadi Vettel yang telah kita kenal sebelumnya berubah 180 derajat usai pembalap Jerman tersebut menjalani seri kedua Formula Satu musim 2012 di Sirkuit Sepang Malaysia.

Vettel yang biasanya tampil penuh senyum, tampak begitu serius saat sedang melakukan wawancara dengan wartawan BBC. Dalam wawancaranya tersebut, Vettel bahkan tidak sungkan mendeskripsikan pembalap HRT, Narain Karthikeyan, sebagai sebuah ketimun.

Vettel merasa kegagalannya mendulang poin pada GP Malaysia adalah akibat dari kelalaian Karthikeyan yang tidak memberinya jalan, padahal saat itu Vettel berada pada posisi sebagai pembalap yang melakukan overlapping.

Vettel juga tertangkap kamera sedang mengacungkan jari tengahnya kepada Karthikeyan sesaat setelah ia mendapati ban mobilnya pecah karena bersenggolan dengan pembalap tim HRT tersebut.

http://www.youtube.com/watch?v=6SYn6fAIRU4&feature=related

Dua hal yang belum pernah kita lihat dari seorang Vettel itu pun sedikit banyak memperlihatkan bahwa saat ini Vettel mulai merasakan frustasi dan kehilangan ketenangan. Sebab pada balapan yang mengharuskannya mendapatkan poin untuk menjaga posisi di klasemen pembalap, ia harus menerima kenyataan pulang dengan tangan hampa.

Menurut rekan sesama pembalap, Jamie Alguersuari, satu-satunya alasan mengapa Vettel berbuat seperti itu adalah karena Red Bull telah kehilangan superioritasnya. Alguersuari mengatakan bahwa larangan praktek penggunaan Blown Diffuser Exhaust membuat Red Bull kehilangan keajaiban.

“Vettel nyaris secara harifiah berjalan pada setiap lomba tahun lalu”, ujar Pembalap tim Torro Roso itu. “Tetapi sekarang solusi aerodinamis di arena sangat seimbang.”

“Banyak orang berpendapat apa yang ia lakukan adalah keajaiban, bahwa ia dituruni bakat dari Tuhan, sementara lainnya tahu itu karena teknologi mobilnya yang superior.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda