Scroll to Top

Cara Efektif Komunikasi dengan Pasangan

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 28 Mar 2012

pasangan_ngobrol

Hubungan akan menjadi hambar saat Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik kepada pasangan. Janggal jika saat berdua hanya ada diam dan melakukan aktivitasnya sendiri tanpa ada suara obrolan. Komunikasi jangan dilupakan agar tautan hati antara Anda dan dia tidak semakin jauh.

Dikutip She Knows, ada beberapa cara agar komunikasi Anda dan  pasangan berlangsung baik dan meninggalkan kesan positif untuknya.

  • Menjadi pendengar yang baik. Berinteraksi dengan pasangan bukan hanya sekadar memberikan  senyuman atau mengangguk. Bukan pula hanya dengan memenuhi kebutuhan pokoknya. Lebih dari itu, pasangan memerlukan sebagian waktu Anda untuk duduk bersama, saling memandang, dan mendengarkan isi hatinya. Dia membutuhkan orang yang mau mendengarkan gejolak hidupnya agar hati merasa lega dari himpitan masalah.
  • Menyisihkan waktu untuk berbicara. Kesibukan bekerja atau mengurus pekerjaan rumah tangga bukan lantas menjadi alasan untuk tidak menyempatkan diri berbicara dengan pasangan. Sisihkan sebagian waktu dalam 24 jam untuk membahas berbagai hal dengan pasangan. Entah itu soal hobi, nostalgia, atau obrolan ringan lainnya. Ini akan mempererat keakraban Anda dengan pasangan.
  • Ajukan pertanyaan untuk lebih memahami harapan pasangan Anda. Mengetahui keinginan pasangan bisa membantu Anda mengambil tindakan di kemudian hari. Anda tidak perlu membuat sebuah kalimat tanya serius yang membuat obrolan terasa kaku. Untuk bisa melihat harapan pasangan, Anda bisa menggunakan pengandaian di sela obrolan dengan tetap mempertahankan suasana yang akrab. Misalnya, “Enaknya minggu depan jalan-jalan ke pantai. Bagaimana menurut kamu?”  Atau bisa juga, “Kalau kamu berdagang, ingin punya bisnis apa?”
  • Tidak sok tahu. Kadang ditemui ada orang yang merasa paling tahu terhadap berbagai hal. Implikasinya, dia cenderung mendominasi komunikasi dan memaksakan kehendak tanpa melihat pendapat orang lain. Hindari hal ini sewaktu berinteraksi dengan pasangan. Kalau pun Anda ingin memberikan nasihat, lakukan dengan cara yang halus tanpa perlu menyakiti hatinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda