Scroll to Top

3 Penyebab Buruknya Komunikasi dengan Pasangan

By Ilham Choirul / Published on Friday, 30 Mar 2012

pasangan marah

Barangkali suatu hari Anda menghadapi obrolan yang begitu kering dengan pasangan Anda. Entah apa alasannya, mengobrol hanya untuk suatu topik yang kurang penting. Tautan hati pun ikut menurun seiring buruknya komunikasi. Jika Anda menghadapi hal seperti ini, mungkin alasan berikut ini yang memicunya:

  • Tidak punya banyak waktu. Orang yang terlalu aktif 24 jam sehari dalam  tujuh hari seminggu, mungkin tidak sempat untuk meluangkan waktu bersama orang terdekat. Harinya habis untuk aktivitas dan cenderung nyaman melakukan pekerjaan dibanding bersama pasangan. Solusinya, ada baiknya menjadwalkan hari khusus yang tidak bisa diganggu gugat oleh pekerjaan. Gunakan momen itu hanya untuk kebersamaan yang berkualitas bersama pasangan.
  • Muncul rasa bosan. Bisa pula karena situasi kondisi yang monoton bersama pasangan, hubungan Anda terasa begitu membosankan. Ingin mengobrol pun enggan. Kalau sudah begini, luangkan waktu Anda untuk pergi bersama pasangan ke tempat yang disukai. Anda akan memperoleh suasana yang baru dan mood segera membaik. Percakapan Anda akan mengalir lagi dan menguatkan kembali ikatan Anda berdua.
  • Stres. Inilah penyakit mental yang efeknya bisa kemana saja. Untuk utusan kesehatan, stres bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Dalam hal sosial, stres bisa menjauhkan seseorang dari lingkungannya karena terlalu konsen dengan masalahnya. Saat stres berubah menjadi depresi, keburukan pun semakin menjadi. Boleh saja stres, namun tetap harus Anda kontrol. Stres berlebih hanya akan membuat Anda jauh dari pasangan ketika dipendam sendiri. Cobalah untuk berbagi galau Anda bersama pasangan untuk mengurangi beban di hati. Jika masalah yang membuat stres bisa diatasi sendiri, melakukan relaksasi bersama pasangan juga menjadi ide bagus. Misalnya nonton film berdua, atau melakukan hobi berdua. Dengan begitu keintiman Anda dengan pasangan dapat terjalin kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda