Scroll to Top

FIFA Akui Keberadaan PSSI Tandingan?

By Aditya / Published on Sunday, 01 Apr 2012

PSSI Versi KPSI

Drama di persepakbolaan nasional tampaknya belum akan usai. Pasalnya, perang urat syaraf antara PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin dengan PSSI tandingan yang dikomandoi La Nyalla Mattalitti masih tetap saja berlanjut, bahkan semakin riuh.

Saat PSSI sedang gencar-gencarnya mengajak klub-klub  ISL untuk melakukan rekonsiliasi, PSSI tandingan ala La Nyalla Mattalitti justru melontarkan  statement yang memojokkan kubu rivalnya itu.

Menyikapi perpanjangan waktu yang diberikan oleh FIFA kepada PSSI untuk menyelesaikan konflik, khususnya dualisme kompetisi di Indonesia, Ketua Umum PSSI tandingan hasil KLB versi KPSI, La Nyalla Mattalitti, menyatakan gembira. Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan karena FIFA telah memperhitungkan status PSSI yang dipimpinnya.

“FIFA sudah mengeluarkan keputusan baik, karena mempertimbangkan kami,” ujar La Nyalla Mattalitti di Jakarta, Sabtu (31/3).

Lebih jauh, La Nyalla Mattalitti meyakini bahwa FIFA tidak akan menghukum Indonesia jika kelompok Djohar Arifin Husin mau meninggalkan PSSI.

“Kami yakin FIFA tidak akan menjatuhkan sanksi apabila Djohar (Arifin Husin) dan kawan-kawan bersedia meninggalkan aktivitasnya. Buat apa mereka beraktivitas kalau lebih dari 2/3 anggotanya sudah tidak mengakuinya?!” tukas mantan anggota Komite Eksekutif PSSI ini.

Oleh karena itu, La Nyalla Mattalitti menilai bahwa percuma jika kelompok Djohar Arifin Husin tetap bertahan di PSSI tanpa pengakuan dari sebagian besar anggotanya.

FIFA sendiri memang telah memberikan toleransi kepada PSSI untuk merampungkan dualisme kompetisi yang masih terjadi di Indonesia. Badan sepakbola dunia itu memberi tambahan waktu hingga 15 Juni 2012 mendatang. Jika tetap gagal, FIFA siap menjatuhkan sanksi kepada PSSI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda