Scroll to Top

Saat Barcelona Melindas AC Milan 5-1

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 03 Apr 2012

Barcelona akan mencoba peruntungannya di Liga Champions saat bertemu dengan AC Milan pertengahan pekan ini. Hasil seri 0-0 di leg pertama membuat kubu Pep Guardiola mau tidak mau harus memenangi pertandingan. Seri 1-1 atau 2-2 hanya akan membawa mereka dalam bencana.

Barcelona vs AC Milan 5-1

Sebaliknya, meski gagal menang di kandang sendiri, asalkan bek-bek Rossoneri mampu mengulang penampilan rapi mereka di leg pertama, bukan tidak mungkin Camp Nou melambaikan salam perpisahan untuk klub sendiri.

Bicara pertemuan kedua klub di level Eropa, Barcelona dan AC Milan termasuk cukup sering bertemu. Salah satu di antaranya terjadi pada European Cup (nama Liga Champions sebelumnya) musim 1959/1960. Ketika itu, El Barca sukses mencukur Rossoneri dengan skor telak 5-1.

Musim tersebut, AC Milan datang sebagai juara Serie-A 1958/1959. Sementara, Barcelona mendapatkan jatah dari prestasi juara La Liga musim 1958/1959 pula. Sesama pemuncak liga top Eropa, langsung bertemu di ronde pertama European Cup.

Di leg pertama, seperti musim ini, AC Milan yang berhak menjamu Barcelona lebih dahulu. Di hadapan sekitar 54000 penonton di San Siro, Rossoneri kalah 0-2. Dua gol dibuat oleh Marti Verges di menit 12 dan Luis Suarez tiga menit kemudian.

Berbekal kemenangan 2-0 di leg pertama, Barcelona seperti mendapatkan angin segar. Maka, dalam leg kedua yang digelar di Camp Nou pada 25 November 1959, El Barca membantai AC Milan.

Bintang Barcelona kala itu, Laszlo Kubala, mencetak gol lebih dahulu di menit 10. Joan Segarra menambah keunggulan sembilan menit kemudian.
AC Milan semakin tenggelam di menit 32 ketika Kubala sekali lagi membobol gawang mereka yang dikawal oleh Giorgio Ghezzi.

Gol yang dibuat oleh Paolo Fereiro di ujung babak pertama seolah hanya hiburan. Pada 45 menit kedua, El Barca kembali menambah dua gol, masing-masing oleh Zoltan Czibor di menit 65 dan lagi-lagi Kubala di menit 69. Dengan mulus, El Barca lolos berkat dengan agregat 7-1.

Sayangnya, perjalanan mulus Barcelona di European Cup musim tersebut, terhenti di semifinal. El Barca tak mampu menghadapi Real Madrid. Dalam dua El Clasico di babak ini, dua kali Barcelona terjengkang. Baik saat bermain di Camp Nou maupun di Santiago Bernabeu, Barcelona selalu kalah dengan skor kembar: 3-1.

Real Madrid sendiri kelak akan menjadi juara European Cup 1959/1960 setelah menaklukkan Eintracht Frankfurt dengan skor telak 7-3.

Kini, 52 tahun berlalu sejak pembantaian tersebut, kedua klub berhadapan kembali di Camp Nou. Sama-sama berpredikat sebagai juara bertahan liga masing-masing, akan seperti apakah duel Barcelona vs AC Milan? Barcelona kembali menang besar; atau seperti awal musim ini ketika mereka ditahan oleh Rossoneri 2-2?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda