Scroll to Top

KPSI Bersedia Rekonsiliasi Dengan PSSI, Asal…

By Aditya / Published on Sunday, 08 Apr 2012

KPSI-PSSI

Berkali-kali upaya rekonsiliasi yang dilakukan PSSI selalu saja menemui jalan buntu. Pasalnya, klub-klub ISL yang sebagian besar bernaung pada kepengurusan PSSI tandingan hasil KLB versi KPSI tidak pernah memenuhi undangan dari PSSI untuk mendiskusikan soal rekonsiliasi.

PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin saat ini memang terus berusaha mengajak rekonsiliasi karena terdesak oleh tenggat waktu yang diberikan oleh FIFA.

Hinca Panjaitan, Sekretaris Jenderal KPSI, menilai bahwa PSSI merugi karena kebanyakan klub-klub besar memilih bergabung di ISL sehingga PSSI ngotot mengajak rekonsilasi. Namun, Hinca Panjaitan merasa bahwa ajakan rekonsiliasi tersebut hanyalah akal bulus PSSI saja.

”PSSI Djohar Arifin (Husin) rugi karena klub profesional semuanya ada di ISL. Makanya mereka minta rekonsiliasi. Tapi ini hanya akal-akalan saja,” tukas Hinca Panjaitan di Jakarta, Sabtu (7/4).

Lebih lanjut Hinca Panjaitan mengatakan bahwa KPSI, atau yang kini telah mewujud menjadi PSSI tandingan yang dipimpin oleh La Nyalla Mattalitti, bersedia memenuhi ajakan rekonsiliasi oleh PSSI.

Namun KPSI mengajukan syarat. PSSI harus mencabut sejumlah keputusannya yang dinilai tidak adil, seperti memecat pengurus klub, pembekuan pengurus provinsi, dan lainnya. Selain itu, Hinca Panjaitan juga menginginkan agar Djohar Arifin Husin dan pendukungnya harus meninggalkan PSSI.

”Cabut dulu pemecatan atau pencoretan yang sudah dilakukan PSSI Djohar Arifin (Husin). Setelah itu baru kita bicara rekonsiliasi,” tandas Hinca Panjaitan.

“Dia (PSSI Djohar Arifin Husin) harus berakhir dan mengangkat bendera putih!” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda