Scroll to Top

Quevilly Klub Divisi Tiga Liga Perancis Lolos ke Final Piala Perancis

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 12 Apr 2012

Semifinal Piala Perancis atau Coupe de France musim ini nyaris melahirkan kejutan luar biasa. Dua klub Championnat National (setara dengan Divisi Tiga) tampil di babak empat besar. Sayang, hanya satu yang lolos ke partai puncak.

Quevilly 3

Coupe de France tahun 2000 menjadi cerita tersendiri yang mungkin tak dilupakan oleh semua orang Perancis. Ketika itu klub Calais Racing Union FC atau Calais RUFC seperti mendapatkan sepatu kaca Cinderella. Klub amatir ini sukses lolos ke partai puncak menghadapi Nantes.

Padahal, skuad Calais tidak terdiri dari orang-orang yang bekerja sepenuh hati untuk sepakbola. Beberapa pemain Calais adalah pekerja swasta dan guru.

Meskipun di partai puncak kalah 1-2 dari Nantes, Calais seolah menjadi standard klub-klub gurem di Perancis untuk menghancurkan ‘kesombongan’ tim-tim elite.

Musim ini, kejutan ala Calais bukan tidak mungkin terjadi. Di semifinal, ada ada Gazelec Ajaccio dan Quevilly, klub yang semestinya sudah tersingkir sejak awal jika melihat kasta mereka. Kedua klub ini bermain di Championnat National (Divisi Tiga) Liga Perancis.

Gazelec Ajaccio Tersingkir Oleh Kartu Merah

Rabu lalu, Gazelec Ajaccio menjamu Olympique Lyonnais di Stade François Coty, Ajaccio (stadion home-base Gazelec Ajaccio, Stade Ange Casanova cuma memuat 8000 penonton). Pertandingan sempat berjalan cukup alot. Sayang, pemain Gazelec Ajaccio, Anthony Colinet menerima kartu merah di menit 38.

Lyon

Bermain dengan 10 orang, klub yang berdiri pada 1910 ini oleng. Lyon pun sukses membombardir gawang Lucas Rastello. Akhirnya, Alexandre Lacazette (’59), Lisandro (’73), Clement Grenier (’80), dan Bafetimbi Gomis (’90) mengantar Lyon untuk mencapai final.

Quevilly Lolos Berkat Gol Injury Time!

Jika kita melihat klasemen Championnat National saat ini, Gazelec Ajaccio sementara duduk di peringkat ketiga. Sementara itu, Quevilly terjerembab di peringka 14 dari 20 peserta.

Andai tolak ukurnya hanya kualitas di Liga, semestinya Quevilly juga akan tersingkir di semifinal ketika berhadapan dengan Rennes. Apalagi Rennes juga bukan klub lemah di Ligue 1 (divisi satu di Liga Perancis). Saat ini mereka duduk di peringkat enam; terpaut lima angka saja dari Lyon.

Namun, ucapan bola itu bundar benar adanya. Quevilly mampu memenangi partai semifinal yang digelar di Stade Michel d’Ornano, Caen (Stadion Quevilly, Stade Amable Lozai, hanya memiliki kapasitas 2500 orang).

QUEVILLY - RENNES

Julien Feret sempat membuat Rennes seakan mudah saja memenangi laga dengan golnya di menit 8. Namun, Quevilly berhasil menyamakan kedudukan melalui Karim Herouat pada menit 62.

Kebahagiaan Quevilly meledak ketika Anthony Laup sukses membobol gawang Benoit Costil pada menit 90+3! Memastikan tiket final atas sebuah klub yang tengah berjuang demi mendapatkan tiket Europa League di Ligue 1 jelas merupakan “gelar juara” tersendiri bagi Quevilly.

Stade de France 28 April 2012 mendatang akan menjadi saksi apakah Quevilly akan mengenakan sepatu Cinderella yang lebih baik daripada Calais 12 tahun lalu. Ataukah Lyon yang akan meraih trofi Coupe de France kedua dalam lima tahun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda