Scroll to Top

Fernando Llorente Empat Kali Berturut-Turut Gagal Penalti di Liga Spanyol

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 12 Apr 2012

Laga menghadapi Granada tadi pagi merupakan hari abu-abu bagi Fernando Llorente. Penyerang andalan Athletic Bilbao ini memang sukses mencetak gol yang membawa Bilbao menahan tuan rumah 2-2. Di sisi lain, Llorente gagal mengeksekusi penalti di menit 39.

Fernando Llorente

Hingga saat ini, penalti merupakan misteri bagi penyerang bertinggi 193 cm. Llorente tercatat sudah empat kali berturut-turut gagal mengekseksusi tendangan 12 pas di Liga Spanyol. Rekor ini terjadi dalam rentang musim 2009/2010 hingga 2011/2012. Catatan negatif ini membuat Llorente menempati gelar pemain terburuk dalam urusan penalti di klub Basque.

Dalam sejarah Athletic Bilbao, ada nama Venancio Perez Garcia, pemain klub pada tahun 1944 hingga 1955. Venancio tercatat tiga kali berturut-turut tak mampu mengonversi tendangan penalti menjadi gol. Venancio gagal menjadi algojo penalti pada musim 1949/1950.

Rekor buruk Llorente dalam eksekusi bola 12 pas dimulai pada musim 2009/2010. Ketika itu Bilbao menghadapi klub gurem Almeria di San Mames. Setelah unggul 2-0, Bilbao mendapatkan hadiah tendangan penalti. Llorente yang bertugas sebagai algojo gagal menaklukkan kiper Almeria saat itu, Diego Alves.

Familiar dengan nama Diego Alves? Ya, ia hijrah ke Valencia dan musim ini sukses menahan tembakan penalti Lionel Messi di semifinal Copa del Rey. Llorente sendiri dalam laga melawan Almeria tersebut tidak perlu terlalu berduka cita. Kegagalan penaltinya dibalas dengan sebuah gol di menit 51. Bilbao akhirnya menang 4-1.

Musim berikutnya, kutukan berlanjut. Kali ini di Ramon Sanchez Pijzuan, kandang Sevilla. Llorente tak kuasa membuat tendangannya ditepis oleh kiper Andres Palop dalam kedudukan 3-1 untuk tuan rumah. Untunglah bola muntah bisa dikonversi menjadi gol oleh sang Raja San Mames. Skor akhir 4-3 dan Llorente mencetak dua gol dalam laga ini.

Di musim yang sama, 2010/2011, Llorente kembali gagal mengeksekusi penalti. Kali ini menghadapi Atletico Madrid di Vicente Calderon. Penyerang jangkung gagal membuka skor untuk klubnya setelah tembakannya melebar dari gawang David de Gea. Skor akhir 0-2 untuk Bilbao berkat gol Gaizka Toquero.

Dengan tambahan gagal satu penalti ke gawang Granada, lengkaplah sudah koleksi tak bisa mencetak gol dari titik putih empat kali berturut-turut di Liga Spanyol ala Fernando Llorente. Uniknya, keempat tendangan penalti itu semuanya terjadi di luar San Mames.

Yang cukup aneh, Llorente cuma gagal di Liga Spanyol. Musim ini, ia sudah dua kali menjebol gawang lawan dari titik putih di ajang lain, Europa League.

Korban penalti Llorente adalah Red Bull Salzburg, klub Austria di babak penyisihan grup. Ketika itu, bermain di San Mames, Bilbao sempat tertinggal 0-2. Namun dua tendangan 12 pas Llorente mengamankan satu poin.

Barangkali, Marcelo Bielsa harus memikirkan satu hal: Llorente hanya boleh mengeksekusi penalti di San Mames. Selebihnya, jika Bilbao bermain tandang, eksekusi bisa diserahkan kepada Markel Susaeta atau Iker Muniain. Sekaligus, memperbaki catatan Bilbao yang dalam 30 penalti terakhir, sudah gagal 12 kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda