Scroll to Top

Real Madrid Era Jose Mourinho Mencetak 302 Gol!

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 13 Apr 2012

Jose Mourinho dikenal sebagai penyuka permainan bertahan. Di Chelsea dan Internazionale, rata-rata gol tim asuhan The Special One per musim tak pernah menembus angka 2 gol per pertandingan. Namun, di Real Madrid semuanya bertolak belakang. Los Blancos mampu mencetak 302 gol hanya dalam 109 pertandingan.

Real Madrid 2

Sebelum menangani Real Madrid, rekor rata-rata gol terbaik pasukan Jose Mourinho dalam semusim terjadi ketika Mou menangani Porto di musim 2002/2003. Pada musim ketika Porto meraih gelar Piala UEFA tersebut (sekarang Europa League), The Dragons mampu membuat 118 gol dari 53 pertandingan. Hal yang membuat mereka mencatatkan rerata 2,2 gol per laga.

Di Chelsea dan Internazionale, rerata gol pasukan Jose Mourinho selalu mentok di bawah 2 gol per laga. Catatan terbaik di Chelsea terjadi pada musim 2004/2005 dan 2006/2007 ketika Frank Lampard dkk. membukukan 1,8 gol per pertandingan. Sementara, di Internazionale hasil terbaik diraih di musim terakhir, 2009/2010. Saat itu Nerazzuri mampu membuat rerata 1,7 gol setiap laga.

Musim Klub Gol Laga Rerata
2000/01 Benfica 17 11 1.5
2001/02 Porto/ U. Leira 72 (40/32) 39 (19/20) 1.8
2002/03 Porto 118 53 2.2
2003/04 Porto 98 55 1.7
2004/05 Chelsea 108 59 1.8
2005/06 Chelsea 96 54 1.7
2006/07 Chelsea 117 64 1.8
2007/08 Chelsea 9 8 1.1
2008/09 Inter Milan 86 51 1.6
2009/10 Inter Milan 99 57 1.7
2010/11 Real Madrid 148 59 2.5
2011/12 Real Madrid 154 50 3.08

Namun, baru semusim di Real Madrid, pasukan Mou sudah menembus angka 2,5 gol perlaga. Dan, musim ini, ketika gelar juara Liga Spanyol ada di genggaman tangan, rerata Los Blancos mencapai 3,08 gol setiap pertandingan. Apa yang menyebabkan produktivitas tim sepuhan Jose Mourinho bisa meningkat hingga lebih dari dua kali lipat?

Kekuatan lini tengah dan ketajaman lini depan. Inilah yang membedakan Real Madrid daripada tim-tim yang dilatih Jose Mourinho sebelumnya. Di barisan tengah ada sosok Ricardo Kaka dan Mesut Ozil yang memiliki visi bermain di atas rata-rata. Ada pula Angel di Maria yang memiliki kemampuan mengumpan luar biasa; yang membuat para penyerang seolah tinggal menyodorkan bola ke gawang lawan.

Lini depan pun tak kalah menakutkan. Belum juga dua musim ditangani Jose Mourinho, Cristiano Ronaldo sudah mencetak 105 gol hanya dalam 101 penampilan.

Karim Benzema mengekor dengan 54 gol dalam 92 pertandingan.

Gonzalo Higuain ada di urutan berikutnya. Sejak ditangani The Special One, El Pipita membukukan 37 gol dari 72 penampilan.

Jika digabung, trio Ronaldo-Benzema-Higuain sudah 192 kali membobol gawang lawan di era Jose Mourinho. Membuat mereka menjadi penyumbang terbesar gol Real Madrid. 63,58% gol Los Blancos berasal dari trio ini.

Khusus bagi CR7, ia membantu 34,77% gol atau lebih dari sepertiga gol yang disarangkan Real Madrid.

Di sisi lain, produktivitas Real Madrid terus meningkat. Musim 2010/2011 lalu pasukan Jose Mourinho ‘hanya’ membuat 148 gol dalam 59 pertandingan.

Musim ini, jumlah gol meningkat dalam laga yang lebih sedikit. Hingga kemenangan 1-4 atas tuan rumah Atletico Madrid pertengahan pekan ini, sudah ada 154 gol yang dijaringkan hanya dalam 50 laga.

Masih ada delapan hingga sembilan laga yang akan dilakoni Real Madrid musim ini (andai lolos ke final Liga Champions). Dengan melihat rerata gol musim ini yang mencapai 3,08 gol per laga, bukan tidak mungkin pada penghujung musim nanti Los Blancos akan membukukan 178 hingga 181 gol!

Tabel: realmadrid.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda