Scroll to Top

Google Didenda USD 25.000 atas Kasus Pencurian Data Masyarakat

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 17 Apr 2012

Google Street View Car

Google didenda USD 25 ribu atau sekitar Rp 230 juta oleh Federal Communications Commission (FCC), sebuah badan komisi regulasi telekomunikasi Amerika Serikat (AS).

Denda ini terkait dengan sikap Google yang seakan menunda penyedikian atas dakwaan kasus pencurian data masyarakat.

Kasus ini bermula dari mobil Google Street View yang melintas di wilayah pemukiman perumahan dan perkantoran yang memiliki akses WiFi terbuka.

Selain menjepret gambar jalanan di pemukiman tersebut,  mobil Google Street View dikatakan juga mengumpulkan informasi rahasia.

Mobil Google Street View sendiri adalah sebuah mobil yang dirancang khusus dengan perangkat kamera di atap guna mengambil gambar untuk data base Google Maps.

Mashable melaporkan jika Google men-copy pelbagai data yang terenkripsi satu demi satu seperti email, pesan teks, hingga kata kunci pencarian yang ditelusuri warga setempat.

Google menampik segala tuduhan tersebut. Mereka berkilah jika kasus ini adalah ketidaksengajaan. Dan hal ini terjadi sejak bulan Januari 2008 hingga April 2010.

FCC menganggap jika segala alibi Google hanya sebagai tameng mereka untuk menunda-nunda penyidikan yang tengah dilakukan.

Sedangkan sedalam apakah informasi yang telah dikorek Google terkait dengan mobil Street View-nya hingga sekarang masih abu-abu.

Dugaan kasus serupa kini tengah ditindaklanjuti di pelbagai wilayah lain. Sebut saja Kanada, Perancis, dan Belanda.

Google sendiri pada tahun 2011 silam berhasil meraup USD 37 miliar atau sekitar Rp 336 triliun. Denda sebesar USD 25 ribu sepertinya tidak ada artinya buat Google.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda