Share

Brazil lagi-lagi bermain sangat buruk dalam pertandingan kedua Grup B Copa America 2011. Mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Paraguay di Stadion Mario Kempes, Minggu (10/7) dini hari.

Babak pertama permainan Brazil seperti tidak terorganisir. Paulo Henrique Ganso yang digadang-gadang menjadi pengatur serangan utama Brazil, malah tampil sangat buruk.

Sebaliknya, La Albirroja beberapa kali mengancam pertahanan Selecao. Terutama lewat aksi-aksi Marcelo Estigarribia di sisi kiri yang membuat Dani Alves terlihat seperti pemain amatiran. Beberapa kali aksi Estigarribia mampu membuat Alves kecolongan.

Alexandre Pato mendapat peluang emas di pertengahan babak pertama. Pertama melalui umpan Jadson yang membuatnya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Justo Villar. Sayang, Pato gagal memanfaatkan peluang tersebut karena Villar mampu memblok tendangannya.

Brazil membuka skor melalui Jadson. Tendangan keras pemain Shakhtar Donetsk itu dari luar kotak pinalti tak mampu dihadang Villar di menit 39.

Sepuluh menit babak kedua berlangsung, Paraguay mampu menyamakan skor lewat striker berpengalaman mereka, Roque Santa Cruz. Ia berhasil memanfaatkan kelengahan para defender Brazil untuk kemudian dengan mudah mengecoh kiper Julio Cesar.

Tak cukup sampai disitu kejutan yang dibuat Paraguay. Menit ke 67, mereka balik memimpin lewat pemain pengganti, Nelson Haedo Valdez. Kali ini Dani Alves yang melakukan blunder fatal di kotak pinalti sendiri. Bola mampu direbut Cristian Riveros untuk kemudian diteruskan pada Valdez.

Pelatih Brazil, Mano Menezes, seperti terlihat panik. Ia langsung memasukkan Lucas Silva yang berkarakter lebih menyerang untuk mengisi posisi Ramires. Menit 81, ia melakukan perjudian dengan menarik Neymar, dan memasukkan Fred.

Perjudian itu terbayar lunas karena Fred mampu mencetak gol penyama skor satu menit jelang pertandingan usai.

“Saya menerima hasil seri ini. Kami bermain sangat baik ketimbang di Piala Dunia 2010 lalu,” ujar Gerardo Martino, pelatih Paraguay.

“Jelas bahwa kedua kubu butuh kemenangan. Kami siap meraih kemenangan di pertandingan berikut agar bisa lolos,” tambahnya.

Sementara Menezes sedikit menyesalkan performa buruk anak asuhnya. “Kami menjalani pertandingan yang penuh tekanan dimana kami harus menang. Kami membuat beberapa kesalahan dan hampir kalah,” tuturnya.

Dengan hasil ini, maka baik Brazil dan Paraguay masih belum bisa tenang. Mereka wajib memenangkan pertandingan terakhir mereka jika ingin lolos ke fase selanjutnya.

Data pertandingan:

Brazil 2-2 Paraguay (Jadson 39’, Fred 89’ / Santa Cruz 55’, Haedo Valdez 67’)

Brazil: 1. Julio Cesar, 2. Dani Alves, 3. Lucio, 4. Thiago Silva, 6. Andre Santos, 5. Lucas Leiva, 8. Ramires (18. Lucas Silva 69’), 10. Paulo Ganso, 20. Jadson (16. Elano 46’), 11. Neymar (19. Fred 81’), 9. Alexandre Pato. Coach: Mano Menezes

Paraguay: 1. Justo Villar, 2. Dario Veron, 14. Paulo da Silva, 5. Antolin Alcaraz, 17. Aureliano Torres, 13. Enrique Vera, 16. Cristian Riveros (15. Victor Caceres 68’), 20. Nestor Ortigoza, 21. Marcelo Estigarribia (10. Osvaldo Martinez 78’), 9. Roque Santa Cruz, 19. Lucas Barrios (18. Haedo Valdez 56’). Coach: Gerardo Martino

Yellow cards: Jadson 32’, Pato 51’, Lucas Leiva 58’, Dani Alves 91’ / Barrios 45’, Caceres 86’

Referee: Wilmar Roldan (Kolombia)

Man of The Match: Roque Santa Cruz

[youtube vYOqn1xKGi8]