Scroll to Top

Tips Cegah Penipuan di Lokasi Wisata

By Ilham Choirul / Published on Friday, 20 Apr 2012

pelancong

Sekali pun Anda mendapat kesenangan di lokasi wisata, tetaplah waspada menghadapi berbagai bentuk kejahatan. Sebagai orang asing, Anda merupakan target empuk penipuan. Berbagai modus bisa dilakukan oknum yang menginginkan keuntungan dari diri Anda.

Untuk itu, coba kenali kemungkinan potensi yang bisa menyeret Anda dalam kerugian. Beberapa tips berikut yang dikutip Media Indonesia ini, mungkin berguna untuk Anda.

  • Memilih transportasi umum perlu diperhatikan. Pada taksi, misalnya, memilih taksi yang sudah dikenal reputasi baiknya harus dijadikan pilihan. Tidak perlu tergiur dengan tawaran harga lebih murah namun reputasi kurang dikenal. Bisa-bisa, Anda ditarik tarif tinggi sebelum turun.
  • Jangan langsung percaya jika sopir taksi mengatakan di tempat yang Anda tuju, misalnya hotel atau lokasi wisata, sudah overload. Kadang sopir nakal ini “disewa” pihak hotel atau tempat lain untuk mendatangkan konsumen. Dia akan dapat komisi dari situ. Patuhi saja agenda perjalanan Anda.
  • Mendapatkan berbagai informasi perjalanan di tempat tujuan itu penting. Ini untuk mencegah Anda mengalami pungutan liar di luar ketentuan atau kebiasaan yang berlaku di tempat tujuan.
  • Hati-hati berkenalan dengan orang lain yang mengajak makan atau minum di sebuah tempat makan. Kalau berniat jahat, bisa saja diam-diam dia meninggalkan Anda usai acara makan selesai. Dan, Anda yang kena batunya untuk membayar semua makanan tadi.
  • Jika Anda seperti diperas oleh orang berseragam yang mengaku petugas berwenang, misalnya setelah memeriksa paspor, tolaklah dengan keras. Bawa masalah ini ke instansi tempat oknum itu bekerja. Pungutan liar ini biasanya trik yang dipakai untuk menakuti Anda agar menyerahkan sejumlah uang.
  • Tidak perlu sibuk dengan program investasi di tempat tujuan. Mungkin beberapa orang akan menawari Anda berbagai potensi keuntungan dengan membeli produknya, misalnya perhiasan dengan harga lebih murah. Sebaiknya, lupakan itu semua dan nikmati wisata Anda. Jangan jadi korban penipuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda